Advertisement
Tips Merawat Kulit Bayi, Lipatan Tubuh Paling Rentan
Dokter Spesialias Dermatologi dan Venereologi He-Yeon Asva Nafaisa (tengah). - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kulit bayi sangat rentan terkena penyakit ketika terkena paparan dari luar karena strukturnya yang masih tipis. Sejumlah penyakit pada kulit bayi yang sering terjadi akibat paparan antara lain ruam, biang keringat, dermatitis dan lain-lain.
Oleh karena itu perawatan bayi butuh pemahaman ekstra agar kulitnya tetap sehat. Dokter Spesialias Dermatologi dan Venereologi He-Yeon Asva Nafaisa menjelaska lapisan kulit bagian atas pada bayi memang sangat sensitif terkena paparan dari luar. Oleh karena itu sejumlah penyakit kulit biasanya sering terjadi pada bayi.
Advertisement
"Untuk titik yang sering terjadi [penyakit kulit bayi] itu biasanya di bagian lipatan atau lekukan tubuh, siku tangan, kemudian bagian kepala. Ini butuh perhatian khusus ketika membersihkan lipatan untuk mencegah ada paparan," katanya dalam diskusi perawatan bayi Momfluencer Gathering, Rabu (28/8/2024).
Dokter di RS Happy Land ini membagikan sejumlah tips merawat kulit bayi agar tetap sehat. Pertama, mandi minimal 2 kali. Karena tinggal di daerah tropis maka mandi minimal dua kali dalam sehari harus dilakukan bayi karena memungkinkan adanya paparan dalam keseharian.
"Memakai sabun dengn bahan gentle gen [pembersih badan yang telah teruji secara dermatologis], jangan pakai air terlalu panas banget karena akan merusak barier kulit bayi serta durasi mandi maksimal 10 menit, kalau terlalu lebih bisa berisiko," kata putri dari Rektor UGM Profesor Ova Emilia ini.
Kedua, lanjutnya, menggunakan pakaian katun berbahan lembut yang menyerap keringat. Sehingga ketika bayi berkeringat tidak menjadikan dampak penyakit pada bayi. Ketiga, memotong kuku bayi karena untuk menghindari agar bayi tidak menimbulkan luka pada kulit. "Karena bayi tidak mungkin jangan dikukur, sehingga memotong kuku itu sangat penting," katanya.
Adapun tips keempat yaitu menggunakan pelembab kulit. Selama ini sering terjadi mitos bahwa bayi harus menggunakan minyak telon padahal zat kandungan biasanya sensitif terhadap kulit bayi. Oleh karena itu ia menyarankan lebih baik menggunakan pelembab dua kali sehari masing-masing sesaat setelah mandi.
Kelima, kata dia, menggunakan sunscreen untuk menghindari paparan sinar matahari khususnya ketika berada di luar rumah. Menurutnya penting untuk menjaga suhu untuk keamanan kulit bayi.
"Kemudian keenam, gunakan zat yang tidak iritatif pada kulit bayi, seperti tidak mengandung pewangi. Karena ketika menimbulkan iritasi maka bisa ke dematitis dan lainnya," ujarnya.
Marketing Manager Baby-dee Duma Widiyanti sebagai narasumber mengungkapkan orangtua khususnya ibu-ibu muda harus memahami cara merawat kulit bayi dengan baik. Ia mengakui seringkali merawat bayi dihadapkan pada mitos seperti halnya penggunaan minyak telon agar bayi selalu hanya.
Meski demikian, hal itu memang tak sepenuhnya direkomendasikan oleh dokter. Persoalan mitos tersebut harus dipahami ibu-ibu muda. "Karena mungkin berbeda merawat bayi di era terdahulu dengan saat ini, di mana saat ini paparan dari luar lebih banyak," katanya.
Kegiatan diskusi itu diikuti puluhan ibu-ibu muda influencer yang sebagaian besar memiliki bayi. "Kegiatan diskusi dengan menghadirkan influencer ini tentu diharapkan mereka bisa membagikan ilmu tersebut kepada masyarakat dan orang sekitarnya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Cuaca Ekstrem Rusak Dua Sekolah di Sleman, Disdik Siapkan Perbaikan
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Polisi Bongkar Pabrik Senjata Api Ilegal, Sudah Beroperasi Sejak 2018
- Bea Cukai Siagakan 36 Petugas Sambut Haji Perdana via YIA
- Trump Soroti Keamanan Greenland, Bahas dengan Pemimpin Dunia di Davos
- Banjir Pantura Hambat KA Pandalungan, Tiba di Jember Molor 76 Menit
- Perpres Ojol Masih Digodok, Cari Titik Adil PengemudiAplikator
- BSSN Klaim Deteksi Serangan Siber Nasional Tercapai dalam Milidetik
- Angka Pernikahan di DIY Turun Konsisten Sejak 2019
Advertisement
Advertisement



