Advertisement
Tenang, Calon Haji Lansia Dapat Makanan Khusus sesuai Kebutuhan
Sejumlah pekerja mengepak makanan untuk didistribusikan ke jamaah calon haji di Makkah, Arab Saudi, Rabu (22/5/2024). Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan 57 katering untuk menyediakan konsumsi dengan makanan cita rasa nusantara bagi jamaah Indonesia yang melakukan ibadah haji di Makkah. ANTARA - Sigid Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Agama (Kemenag) memastikan jemaah calon haji lansia asal Indonesia mendapatkan jatah makanan secara khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Petugas Media Center Haji (MCH), Kemenag RI Widi Dwinanda mengatakan menu makan lansia dimasak dan disajikan secara khusus setiap dapur katering. "Selain tekstur nasi yang lebih lembut mirip bubur, rasa masakan juga tidak pedas. Buah-buahan yang disajikan pun disesuaikan agar lansia lebih mudah mengonsumsinya," katanya dalam konferensi pers penyelenggaraan ibadah haji, yang diikuti secara daring di Jakarta, Sabtu (1/6/2024).
Advertisement
Seluruh jemaah calon haji lansia dapat memperoleh menu khusus tersebut dengan cara melapor kepada ketua kelompok terbang (kloter) masing-masing, demi memastikan para jamaah calon haji lansia mendapatkan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhannya.
"Data tersebut dilaporkan pada kesempatan pertama setelah mereka tiba di hotel di Makkah kepada petugas pengawas katering yang ada di setiap sektor pemondokan jamaah," lanjutnya.
Baca Juga
Kesehatan Memburuk, Keberangkatan 4 Calon Haji Asal Sleman ke Tanah Suci Ditunda
Catat! Ini Jadwal Perjalanan Ibadah Haji 2024
Ibadah Haji 2024, Jemaah Lansia Disarankan Tidak Minum Kopi dan Es Saat Perut Kosong di Perjalanan
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), kata Widi, sudah meminta setiap dapur katering untuk menyiapkan menu lansia sesuai dengan kebutuhan yang diajukan.
Jumlah menu lansia, sambungnya, bahkan memungkinkan hingga 20 persen dari total jamaah dalam satu kloter.
"Penyediaan menu khusus lansia ini merupakan komitmen pemerintah agar jemaah haji lansia dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan tenang," ungkapnya.
PPIH Arab Saudi, kata Widi, memastikan bahwa selama di Tanah Suci, jamaah calon haji Indonesia mendapat makan sebanyak tiga kali sehari, yaitu makan pagi, siang dan malam, yang disuplai oleh 57 dapur di Makkah dan 21 dapur di Madinah.
"Secara keseluruhan, selama di Madinah jamaah mendapat makan 27 kali maksimal dan di Makkah sebanyak 84 kali. Selama berada di Armuzna (Arofah, Mudzdalifah, Mina), jamaah mendapatkan 15 kali makan ditambah satu snack berat untuk di Mudzalifah," katanya.
Diketahui, Pemerintah masih menerapkan jargon haji ramah lansia pada tahun ini, di mana pada operasional haji tahun ini, tercatat 44.795 jamaah calon haji dengan usia 65 tahun ke atas atau hampir 21% dari total kuota jemaah haji reguler, yaitu 213.320 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 19 Februari 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo di Washington DC, Bahas ART dan KTT BoP
- Jadwal Salat Jogja 18 Februari 2026, dari Subuh hingga Isya
- Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag Minta Tetap Rukun
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 18 Februari 2026
- Galatasaray Comeback, Juventus Tumbang 5-2
- Operasi Keselamatan Progo 2026: Tilang di DIY Turun 67 Persen
- Jadwal KA Bandara YIA Reguler dan Xpress Rabu 18 Februari 2026
Advertisement
Advertisement





