Advertisement
Bareskrim Gandeng Polisi Thailand Buru dan Bawa Pulang Buron Narkoba Fredy Pratama
Buron Narkoba Fredy Pratama. Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) berkomunikasi dengan kepolisian Thailand untuk memburu dan meringkus gembong narkoba, Fredy Pratama.
Penyidik Tindak Pidana Utama Tk.II Bareskrim Polri Brigjen Pol Jayadi mengatakan pihaknya akan menyiapkan agenda penangkapan yang kemudian didiskusikan dengan kepolisian Thailand. "Kami sedang membuka komunikasi dengan teman-teman di Thailand untuk menentukan waktunya, sehingga nanti kalau waktunya sudah tepat kita akan berangkat ke Thailand," ujarnya di Bareskrim Polri, Kamis (18/4/2024).
Advertisement
Jayadi menambahkan setelah melakukan pertemuan dengan aparat di Negeri Gajah Putih itu diharapkan Fredy Pratama segera diboyong atau diringkus oleh Polri. "Nah, mudah-mudahan dengan pertemuan itu Fredy Pratama, sebagai tersangka utamanya bisa pelan tetapi pasti bisa kita temukan," imbuhnya.
Baca Juga
Bareskrim Tangkap 62 Orang Jaringan Gembong Narkoba Fredy Pratama
Pabrik Ekstasi Jaringan Fredy Pratama di Sunter Digrebek Bareskrim Polri
Polisi Masih Kesulitan Bekuk Gembong Narkoba Fredy Pratama, Ini Alasannya
Diberitakan sebelumnya, Mukti dan jajarannya bakal segera bertandang ke Thailand untuk melakukan kerja sama dengan kepolisian setempat. Rencananya, kunjungan tersebut bakal dilakukan setelah Hari Raya Idulfitri 1445 H.
Selain itu, Mukti juga menuturkan pihaknya tengah menunggu putusan pengadilan soal ayah Fredy agar segera menyita seluruh asetnya di Thailand. "Ya maksimal ya nanti habis lebaran kami coba action ya, mungkin saya akan melakukan kunjungan ke sana atau balik lagi ke Thailand ya, kita akan adakan joint lagi dengan Polisi di Thailand," tuturnya di Bareskrim Polri, Kamis (13/3/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Tembus US$5.000 per Ons, Picu Demam Tambang Ilegal di Afsel
- Tak Perlu Obat, Ini Makanan yang Terbukti Turunkan Kolesterol Jahat
- Era Baru MotoGP Dimulai, Dorna Sports Rebranding Jadi MotoGP SEG
- Kuba di Ambang Krisis Energi, Warga Antre Berbulan-bulan Cari Bensin
- Operasi Keselamatan Progo 2026, 2.560 Pelanggar Ditertibkan di Bantul
- BYD Naik Kelas: Dari EV Massal ke Mobil Performa Premium
- Makna Mendalam di Balik Dominasi Merah dan Emas Saat Imlek
Advertisement
Advertisement







