Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Presiden terpilih Yoon Suk-yeol berbicara selama konferensi pers di Perpustakaan Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Kamis (10/3/2022). ANTARA/Xinhua/James Lee/am.\r\n\r\n
Harianjogja.com, SEOUL—Lembaga survei asal Amerika Serikat (AS), Gallup menyatakan tingkat penerimaan terhadap Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol turun menjadi 36%. Pasalnya publik khawatir aksi dokter yang mogok dapat terjadi berlarut-larut.
Menurut survei Gallup yang dilakukan sejak 12-14 Maret 2024 terhadap Yoon, diketahui penilaian positif turun tiga poin persentase, sedangkan penilaian negatif naik tiga poin persentase menjadi 57%. Lembaga jajak pendapat tersebut mengaitkan penurunan tingkat penerimaan Yoon dengan perubahan sentimen publik terhadap rencana pemerintah menambah 2.000 kuota pendaftaran sekolah kedokteran di negara tersebut di tengah kekhawatiran bahwa pemogokan dokter yang berkepanjangan dapat merugikan sistem medis negara tersebut.
Meski dukungan terhadap partai yang mengusung Yoon yakni Partai Kekuatan Rakyat (PPP) tetap berada pada angka 37%, dukungan terhadap partai oposisi utama yakni Partai Demokrat (DP) naik 1% menjadi 32%.
Baca Juga
Pemerintah Korsel Menangguhkan Izin Medis Dokter yang Mogok Kerja
Kemenkes Korsel Laporkan Lima Dokter yang Mogok Kerja ke Polisi
Militer Korsel Bakal Sediakan UGD Jika Dokter Sipil Mogok Massal
Peringkat penerimaan DP akhir-akhir ini berfluktuasi karena meningkatnya dukungan terhadap Partai Inovasi Korea, sebuah partai baru yang dibentuk oleh mantan Menteri Kehakiman Cho Kuk bulan lalu. Partai baru tersebut memimpin jajak pendapat di antara partai-partai kecil dengan dukungan tujuh persen.
“DP dan Partai Inovasi Korea memiliki basis dukungan inti yang sama di antara demografi usia 40-an hingga 50-an dengan satu dari tiga pendukung DP memilih partai Cho sebagai pilihan mereka untuk mendapatkan suara perwakilan proporsional,” kata lembaga jajak pendapat tersebut.
Lebih lanjut dalam hal prospek pemilu, sebanyak 49% responden memperkirakan DP akan meraih mayoritas di parlemen pada pemilu bulan depan. Sementara 40% menyatakan akan mendukung PPP. Di antara pemilih kelas menengah, sebanyak 46% mengatakan mereka memperkirakan DP akan meraih mayoritas.
Mengenai rencana pemerintah untuk menambah lebih banyak kursi di sekolah kedokteran, 47% mengatakan pemerintah harus melanjutkan rencana awalnya. Lalu 41% mengatakan pemerintah harus berkompromi. Hanya enam persen yang mengatakan pemerintah harus mempertahankan status quo terkait jumlah kursi sekolah kedokteran.
Adapun jajak pendapat tersebut dilakukan Gallup terhadap 1.002 orang responden dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin kesalahan plus minus 3,1 poin persentase.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Longsor salju menerjang Base Camp Himlung Himal di Nepal. Empat jenazah ditemukan, sementara 12 orang masih hilang.
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda dan skenario laga terakhir melawan Bangladesh.
Hasil Belgia vs Prancis berakhir 0-1. Michael Olise mencetak gol menit ke-88 dan membawa Les Bleus ke puncak Grup A1.
Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026 hari ini menghadirkan Thailand vs Vietnam. Simak jam pertandingan dan persaingan Grup B.
Joan Mir meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Gresini pada MotoGP 2027. Ia mengaku sempat berharap Honda kembali kompetitif.