Seskab Teddy Sebut MotoGP Mandalika Momentum Pembalap Muda Indonesia
Teddy Indra Wijaya menilai MotoGP Mandalika 2026 menjadi kesempatan bagi pembalap muda Indonesia sekaligus memperkuat citra pariwisata nasional.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, SEOUL—Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel) bersiap untuk membuka unit gawat darurat (UGD) rumah sakit militer untuk publik. Kebijakan ini untuk mengantisipasi jika para dokter melakukan pemogokan massal.
Ribuan dokter magang akan mengajukan pengunduran diri massal. Langkah ini merupakan reaksi mereka atas rencana pemerintah untuk meningkatkan penerimaan sekolah kedokteran. Akibatnya, layanan rumah sakit dikhawatirkan akan lumpuh.
“Jika sektor medis sipil melanjutkan pemogokan, militer kami akan membuka ruang gawat darurat di 12 rumah sakit militer, termasuk Rumah Sakit Angkatan Bersenjata Ibu Kota," kata Jeon Ha-kyou, juru bicara kementerian, kepada pers, Senin (19/2/2024).
Ha-kyou juga menuturkan militer Korsel akan memberikan dukungan dalam perawatan pasien darurat.
Baca Juga
Kasus Covid-19 Naik Drastis, Korea Selatan Kehabisan Kamar ICU
Perempuan Korea Selatan Adopsi Sahabatnya Agar Bisa Jadi Keluarga
Pecah Rekor! Korea Selatan Laporkan 5.000 Lebih Kasus Covid-19
Aksi bersama yang direncanakan kalangan dokter merupakan bagian dari protes terhadap keputusan pemerintah untuk menambah 2.000 kursi pada kuota pendaftaran sekolah kedokteran di Korsel tahun depan.
Penambahan jumlah tersebut menjadi peningkatan signifikan dari 3.058 kursi yang ada saat ini.
Para dokter dan mahasiswa kedokteran telah menyuarakan keberatan atas rencana pemerintah tersebut.
Mereka berpendapat jumlah dokter sudah mencukupi dan peningkatan kuota mahasiswa kedokteran akan mengakibatkan perawatan medis yang tidak diperlukan. Dengan mengambil contoh negara-negara maju lainnya yang menghadapi kekurangan dokter, pemerintah Korsel beralasan bahwa negara harus mulai melatih lebih banyak dokter untuk memenuhi tantangan terkait dengan masyarakat yang menua dengan cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Teddy Indra Wijaya menilai MotoGP Mandalika 2026 menjadi kesempatan bagi pembalap muda Indonesia sekaligus memperkuat citra pariwisata nasional.
Great Eastern General Insurance menilai perlindungan data center perlu mencakup risiko konstruksi, operasional, gangguan usaha, siber, hingga lingkungan.
BMKG memprakirakan hujan di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu. Tanjung Selor berpotensi hujan petir, sedangkan Banjarmasin mencapai 37 derajat.
Basarnas mengevakuasi pembalap Moto2 asal Spanyol yang mengalami kecelakaan saat kualifikasi di Sirkuit Mandalika menggunakan helikopter.
Guru besar PTMA merumuskan lima rekomendasi kebangsaan, mulai dari etika pemerintahan, pengelolaan kekayaan alam, hingga pembangunan SDM.
LPS Call for Research 2026 diikuti lebih dari 700 peserta dengan 35 finalis terpilih. Simak daftar pemenang dari berbagai kategori penelitian.