Advertisement
Kemenlu Pastikan 47 WNI di Yaman dalam Kondisi Aman
Kondisi Terkini WNI di Yaman, Setelah AS dan Inggris Bombardir Houthi. Helikopter militer Houthi melayang di atas kapal kargo Galaxy Leader saat para pejuang Houthi berjalan di dek kapal di Laut Merah dalam foto ini yang dirilis pada 20 November 2023. Media - Handout Militer Houthi melalui Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Meski ada 47 warga negara Indonesia yang berdomisili di daerah serangan, Yaman, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan mereka dalam kondisi aman.
Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha mengatakan KBRI Muscat yang memiliki wilayah kerja di Yaman terus mengikuti perkembangan situasi keamanan dan kondisi para WNI di sana. "Hingga saat ini, tidak ada WNI yang dilaporkan menjadi korban dalam serangan yang dimaksud. Tercatat 47 WNI berdomisili di wilayah yang mendapat serangan," katanya, kepada awak media, Jumat (12/1/2024).
Advertisement
Baca Juga
Ledakan Bom Mobil di Yaman Tewaskan 4 Orang
Doakan Ratu Elizabeth II di Mekkah, Pria Asal Yaman Ditangkap
Pernah ke Yaman, Densus 88 Ringkus 3 Terduga Teroris
Dia menjelaskan sebaran WNI yang berada di wilayah yang mendapat serangan, antara lain, di Sanaa 15 orang, Hudaidah 19 orang dan Dhammar 13 orang. "Berdasarkan komunikasi dengan para WNI tersebut, saat ini mereka dalam keadaan baik dan aman," ucapnya.
Lebih lanjut, dia menyatakan berdasarkan data lapor diri, terdapat sebanyak 4.866 WNI berdomisili di Yaman, mayoritas adalah mahasiswa di Wilayah Tarim Hadhramaut
Dia menegaskan bahwa KBRI Muscat telah mempersiapkan rencana kontingensi jika terjadi eskalasi lebih lanjut di Yaman. Sementara itu, dia juga menyatakan bahwa KBRI akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan berkomunikasi dengan komunitas Indonesia untuk memonitor kondisi dan keselamatan para WNI di Yaman.
"Dalam keadaan darurat, WNI dapat mengontak hotline KBRI Muscat dengan nomor +968 9600 0210 dan hotline Dit. PWNI dengan nomor +62 812-9007-0027," lanjutnya.
Seperti diketahui, telah terjadi serangan ke beberapa titik di Yaman yang merupakan wilayah-wilayah Houthi beroperasi, antara lain Sanaa, Hudaidah, Dhammar, Sa'da Hajjah, dan Taiz. Serangan ke Yaman dilakukan oleh gabungan Pasukan Amerika Serikat (AS), Inggris dengan dukungan beberapa negara lainnya, pada Jumat (12/1/2024). Adapun sebelumnya, KBRI Muscat telah menyampaikan imbauan kepada WNI di Yaman khususnya di Wilayah Sanaa dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengimbau dapat berpindah sementara waktu ke Yaman selatan yang lebih aman, pada 2 November 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- China Kecam AS atas Penangkapan Presiden Venezuela
- Bantul Tekankan Disiplin Anggaran Kalurahan di 2026
- 10 Gerai KDMP Kulonprogo Dibangun, Didampingi BA dari Pusat
- MUI Usulkan Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Lebih Maslahat
- Prabowo Tunjuk Tito Pimpin Satgas Rehabilitasi Bencana Sumatera
- Anggaran JKN PBI Bantul 2026 Naik Jadi Rp60 Miliar
- PSS Kalah dari Kendal, Ansyari Kritik Kepemimpinan Wasit
Advertisement
Advertisement





