Rupiah Melemah ke Rp17.800, DPR Tegaskan Bukan Krisis 1998
Rupiah melemah ke Rp17.800, DPR tegaskan kondisi bukan krisis 1998. Sektor perbankan dinilai masih stabil.
Banjir bandang di wilayah Aceh Tengah setelah hujan deras hingga menyebabkan dua jembatan ambruk, Senin (6/4/2026). - ANTARA/HO Tangkapan layar video BPBA
Harianjogja.com, BANDA ACEH—Banjir bandang susulan yang melanda di Kabupaten Aceh Tengah kembali memutus akses warga setelah dua jembatan darurat ambruk diterjang arus deras, Senin (6/4/2026) malam. Sejumlah desa kini kembali terisolasi di tengah hujan yang masih mengguyur wilayah tersebut.
Kondisi ini terjadi setelah hujan deras turun sejak sore hari, memicu aliran air yang semakin kuat dan merusak infrastruktur sementara yang sebelumnya dibangun pascabencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, menjelaskan dua jembatan darurat yang ambruk berada di Desa Burlah, di Kecamatan Ketol, serta di Desa Terang Engon, di Kecamatan Silih Nara.
Akibat kerusakan tersebut, empat desa di Kecamatan Ketol kembali terisolasi karena akses penghubung utama terputus total. Sementara itu, satu desa di Kecamatan Silih Nara juga terisolasi setelah jembatan di wilayah tersebut miring dan tidak bisa dilalui akibat tergerus arus banjir.
Meski dampak infrastruktur cukup parah, hingga kini belum dilaporkan adanya korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat banjir bandang susulan tersebut.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah telah diterjunkan ke lokasi dengan membawa dua unit alat berat untuk mempercepat penanganan darurat dan membuka kembali akses yang terputus.
Petugas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) juga disiagakan di lapangan untuk mengantisipasi potensi dampak lanjutan, mengingat hujan masih berlangsung dan debit air dilaporkan tetap tinggi.
Situasi di lapangan masih dinamis, dengan arus air yang deras berpotensi memperluas dampak kerusakan, terutama pada jalur penghubung antarwilayah yang menjadi urat nadi aktivitas warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah melemah ke Rp17.800, DPR tegaskan kondisi bukan krisis 1998. Sektor perbankan dinilai masih stabil.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.