Gibran soal Putusan MK: Tak Lulus SMA, Mana Mungkin Bisa Kuliah
Gibran menghormati putusan MK soal gugatan ijazah dan menegaskan dirinya menempuh pendidikan S1 di Singapura.
Pekerja membersihkan logo KPK, di Gedung KPK, Jakarta, beberapa waktu lalu. - Antara/Muhammad Adimaja
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemilihan Ketua Sementara KPK Nawawi Pomolango menggantikan Firli Bahuri sangat tepat. Pasalnya, Nawawi menjadi yang terbaik di antara empat pimpinan KPK lainnya yang tersisa saat ini.
Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo mengatakan ia sudah dua tahun bekerjasama dengan Nawawi. Dia menyebut Nawawi menjadi yang terbaik di antara empat pimpinan KPK lainnya yang tersisa saat ini.
BACA JUGA: Rekam Jejak Nawawi Pomolango, Ketua KPK Sementara Gantikan Firli Bahuri
Sebagaimana diketahui, pimpinan KPK yang tersisa selain Nawawi adalah Alexander Marwata, Johanis Tanak, dan Nurul Ghufron. "Bahwa sosok ini memang terbaik diantara 4 orang pimpinan yang tersisa," kata Yudi kepada wartawan, dikutip Minggu (26/11/2023).
Dari sisi keilmuan, kata Yudi, Nawawi mempunyai kompetensi tinggi karena merupakan mantan hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Bahkan, Nawawi di kalangang pegawai KPK disebut menjadi sosok yang dapat dipercaya.
"Selain itu di kalangan pegawai Nawawi juga diterima dan dipercaya semua pihak, kita tahu pegawai KPK terdiri dari unsur antara lain dari Kepolisian, Kejaksaan dan ASN KPK," tambahnya.
Adapun, Yudi juga menuturkan bahwa saat ini Nawawi perlu memprioritaskan perbaikan citra lembaga antirasuah itu dari awal kepemimpinannya. Sebab, kasus yang menjerat Ketua KPK Firli Bahuri telah menurunkan kepercayaan publik terhadap KPK.
"Banyak PR yang harus dikerjakan Nawawi sebagai ketua KPK sementara mulai dari mensolidkan internal KPK hingga menjawab keraguan dan menurunnya kepercayaan publik akibat ketua KPK menjadi tersangka dalam kasus pemerasan sehingga Nawawi harus memprioritaskan penyelesaian kasus kasus yang sedang ditangani KPK saat ini," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Gibran menghormati putusan MK soal gugatan ijazah dan menegaskan dirinya menempuh pendidikan S1 di Singapura.
Realisasi investasi Indonesia mencapai Rp1.539,2 triliun hingga September 2026 dan menyerap 2,19 juta tenaga kerja baru.
Kepolisian Federal Brasil menyelidiki Flavio Bolsonaro atas dugaan pencucian uang setelah menemukan hubungan keuangan dan perjalanan ke luar negeri.
Kapolri Suyudi Ario Seto mendalami 98 kasus karhutla yang melibatkan korporasi. Lima perusahaan telah dicabut izinnya dengan total konsesi 92.464 hektare.
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman 20 Oktober 2026 di Polsek Cangkringan, lengkap dengan lokasi layanan, jam operasional, dan persyaratan.
Tujuh terdakwa kasus Little Aresha meminta dibebaskan. Tim penasihat hukum menilai para pengasuh menjalankan SOP yang ditetapkan manajemen daycare.