Kemiskinan Indonesia Ditarget Turun Jadi 6,5 Persen pada 202
Pemerintah menargetkan kemiskinan nasional turun menjadi 6–6,5 persen pada 2027 dengan pertumbuhan ekonomi 6 persen.
Fenomena anomali suhu laut yang terjadi di kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu. ANTARA/Anggi Mayasari.
Harianjogja.com, BENGKULU—Fenomena ikan berukuran kecil yang akhir-akhir ini berada di pinggir pantai menjadi pembicaraan publik. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Fatmawati Bengkulu menyebut fenomena itu disebabkan karena adanya anomali suhu laut.
"Dari data BMKG suhu muka laut pada 26 Oktober memang mengalami penurunan, dengan selisih anomali minus satu dari biasanya, kemungkinan itu yang menyebabkan ikan-ikan ini menepi," kata Prakirawan BMKG Fatmawati Bengkulu, Anjasman di Kota Bengkulu, Sabtu (28/10/2023).
Penyebab fenomena anomali suhu laut karena adanya angin dari wilayah Australia bergerak menuju Indonesia sehingga menyebabkan suhu muka laut menjadi lebih dingin dari biasanya, namun fenomena anomali tersebut jarang terjadi dan hanya terjadi saat musim kemarau.
BACA JUGA: Kemarau Panjang Membawa Berkah Bagi Pengusaha Air Bersih di Gunungkidul, Omzet Penjualan Meningkat
Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Berkas, Davit, menerangkan bahwa ikan-ikan berukuran kecil terlihat berada di pinggir kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu.
"Memang benar kejadian ikan terdampar di Pantai Berkas, kalau orang sini bilang itu karena perubahan iklim sehingga air laut menjadi dingin, ikan kemudian mabuk dan terdampar," sebut dia.
Diketahui, sejak beberapa bulan terakhir, Provinsi Bengkulu memasuki musim kemarau yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan.
Selain wilayah, musim kemarau juga menyebabkan sejumlah lahan persawahan di tujuh wilayah dari sembilan kecamatan di wilayah tersebut telah terdampak kekeringan dengan total luas sawah sebanyak 675 hektare.
"Terdapat tujuh wilayah dari sembilan kecamatan yang memiliki lahan persawahan di Kota Bengkulu dan semua wilayah terbuat saat ini sudah terdampak kekeringan," ujar Kepala Bidang Tanaman pangan hortikultura Dispangtan Kota Bengkulu Linda Asmarni.
BACA JUGA: Permukaan Air Tanah di Jogja Semakin Menurun, Ini Penjelasan Pakar UGM
Tujuh wilayah yang terdampak kekeringan tersebut yaitu Kecamatan Muara Bangkahulu seluas 280 hektare, Kecamatan Singaran Pati sebanyak 176 hektare.
Kemudian Kecamatan Ratu Agung 16 hektare, Kecamatan Sungai Serut 128 hektare, Kecamatan Kampung melayu 18 hektare, Kecamatan Selebar 51 hektare dan Kecamatan Gading Cempaka enam hektare.
Dengan banyaknya lahan persawahan di Kota Bengkulu yang alami kekeringan, terang Linda, sehingga diperkirakan hampir semua petani akan gagal panen karena padi yang di taman mati.
"Sepertinya sudah bisa dipastikan akan gagal panen karena kondisi kemarau tahun ini yang cukup lama, sehingga sumber air mengering, meski berbagai upaya sudah dilakukan," sebutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menargetkan kemiskinan nasional turun menjadi 6–6,5 persen pada 2027 dengan pertumbuhan ekonomi 6 persen.
Borussia Dortmund melaju ke putaran kedua DFB Pokal setelah menghancurkan HEBC 5-0. Samuele Inacio mencetak dua gol dalam kemenangan tim asuhan Niko Kovac.
Bintang Akbar/Sofyan Rachman memulai perjuangan di AVC Beach Continental 2026 dengan menghadapi Malaysia dan Kazakhstan. Indonesia memburu tiket Olimpiade Los A
Harga emas Antam di Pegadaian turun pada Rabu 2 September 2026. Harga emas 1 gram kini Rp2,704 juta dengan buyback Rp2,428 juta.
Janice Tjen tersingkir pada putaran pertama US Open 2026 setelah kalah 2-6, 2-6 dari Mirra Andreeva di Louis Armstrong Stadium, New York.sa
9 rekomendasi mobil tua matic yang masih menarik pada 2026, lengkap dengan kisaran harga dan tips memeriksa kondisi transmisi sebelum membeli.