Advertisement
Kendalikan Harga Beras, Ketua MPR Minta Pemerintah Laukan Operasi Pasar
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. - Antarafoto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet meminta Pemerintah dan Perum Bulog melakukan berbagai langkah untuk mengendalikan harga beras. Di antaranya dengan mengoptimalkan program siap jaga harga dengan stabilitas pasokan dan harga pangan (SIGAP SPHP) untuk mengendalikan harga beras di sejumlah daerah.
“Program SIGAP SPHP termasuk upaya konkret untuk menyediakan beras medium dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat,” kata Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Advertisement
Bamsoet mengapresiasi Perum Bulog Bojonegoro yang sudah mengoptimalkan SIGAP SPHP yang dikhususkan untuk mengontrol beras di pasar tradisional, serta kios-kios sembako. Langkah tersebut diharapkan diduplikasi oleh pemerintah daerah lainnya yang mengalami kenaikan harga beras.
Terkait naiknya harga beras di sejumlah daerah, Bamsoet meminta pemerintah untuk segera merespon situasi tersebut dengan melakukan langkah-langkah pencegahan seperti operasi pasar.
Menurut dia, operasi pasar diperlukan untuk mengetahui permasalahan utama yang menjadi penyebab kenaikan atau tingginya harga beras di pasaran, sekaligus untuk kembali menstabilkan harga beras.
“Pasalnya, kenaikan harga beras yang terjadi sejak awal Agustus hingga saat ini diprediksi akan terus mengalami kenaikan,” katanya.
BACA JUGA: Harga Beras Naik Gila-gilaan, Ini Penyebabnya
Bamsoet juga meminta Satgas Pangan bersama Kementerian Pertanian dan dinas pertanian daerah untuk mengindentifikasi masalah, ketersediaan hingga produksi komoditas beras di lapangan.
Langkah tersebut, kata dia, agar dapat segera dilakukan guna memperbanyak produksi serta memastikan tidak adanya penimbunan beras oleh pihak-pihak tertentu sehingga menyebabkan kenaikan harga beras yang cukup tinggi.
Di sisi lain, langkah serta kebijakan yang konkret dari pemerintah dalam mengantisipasi kenaikan harga beras, mulai dari memaksimalkan penyerapan hasil panen petani guna menimbulkan pasokan beras ke pasar.
Kemudian melakukan intervensi langsung terkait harga eceran tertinggi (HET) hingga memperluas jangkauan program SIGAP SPHP dengan harapan masyarakat akan mendapatkan pasokan pangan yang terjangkau.
“Baik dari segi ketersediaan maupun harga serta ikut menciptakan stabilitas harga pangan,” kata Bamsoet.
Sebagaimana diketahui, sejumlah masyarakat di daerah mengeluhkan kenaikan harga beras, yang diduga dipengaruhi oleh musim kemarau. Seperti di Sumatera Utara, harga beras medium di atas harga eceran tertinggi (HET) tahun 2023.
BACA JUGA:Pedagang Pasar di Bantul Mengeluhkan Mahalnya Harga Beras
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, pada Jumat (18/8), rata-rata harga beras medium di Sumut yaitu Rp12.480 per kilogram.
Adapun HET beras medium terbaru untuk wilayah Sumatera Utara adalah Rp11.500 per kilogram, sesuai Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 7 Tahun 2023 tentang harga eceran tertinggi beras.
Begitupun di Kota Makassar, harga beras bergerak naik dari harga normal Rp9.450 per kilogram menjadi Rp11 ribu per kilogram
Pemerintah daerah melalui Perum Bulog melakukan upaya antisipasi kenaikan harga beras dengan menggelar operasi pasar. Seperti Pemerintah Kota Malang menggelar operasi pasar untuk stabilisasi harga beras, kemudian Pemprov Sumatera Selatan intervensi harga beras.
Selanjutnya, Bulog Bondowoso menggelontorkan 25 ton beras seharga Rp9.450 per kilogram, dan Bulog Cirebon menyalurkan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), hal serupa juga dilakukan oleh Pemkab Pamekasan, Jawa Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
- Datangi Rumah Duka YB, Gubernur NTT: Negara Lalai Lindungi Anak Miskin
- Zulhas Nilai Lima Tahun Tak Cukup Wujudkan Program Prabowo
- Akademisi Diminta Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru
Advertisement
KA Bandara YIA Kembali Layani Perjalanan Jogja-Wates Senin 9 Februari
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Cara Pengaktifan Ulang BPJS Kesehatan Nonaktif Awal 2026
- Bulog Salurkan Bantuan Beras untuk 33,2 Juta KPM Mulai Ramadan 2026
- Menkop RI Dorong KDKMP Sleman Jadi Model Koperasi Modern Berbasis UMKM
- Rusun Subsidi Perkotaan Disiapkan, Kementerian PKP Gandeng Danantara
- Kota Jogja Bidik Lama Tinggal dan Belanja Wisatawan Naik di 2026
- Catat, Ini Jadwal Lengkap SIM Keliling Sleman Februari 2026
- BRIN Tekankan Ekosistem Sosial dalam Pelestarian Manuskrip Nusantara
Advertisement
Advertisement



