KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar, 4 Tewas dan 218 Penumpang Selamat
Update kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di utara Sumenep, empat orang meninggal, 218 penumpang selamat, operasi SAR masih berlangsung.
Kegiatan diskusi para petani muda untuk meningkatakan ekspor hasil pertanian dalam rangkaian kegiatan Upland Project di Jogja, Kamis (10/8/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Puluhan petani muda dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Jogja mendiskusikan tentang produk pertanian berkualitas ekspor. Mereka tergabung dalam Upland Project Ditjen Sarana Prasarana Kementerian Pertanian. Para petani muda diharapkan mampu menghasilkan produk pertanian berkualitas ekspor.
Upland merupakan kegiatan pertanian di dataran tinggi yang komprehensif, mulai dari pengembangan on-farm sampai off-farm. Manajer Project Management Unit (PMU) Upland Project, Ditjen Sarana Prasarana Pertanian Kementerian pertanian Farakka Sari menjelaskan para petani muda ini dilatih sejak 7 hingga 12 Agustus 2023 di Jogja terkait manajemen ekspor bagi korporasi petani. Saat ini proyek tersebut menyasar 13 kabupaten di seluruh Indonesia.
BACA JUGA : Krisis Petani Muda di Negeri Agraris
Ia berharap melalui diskusi dan pelatihan itu para petani terutama di kalangan muda bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas produk pertanian sehingga mampu mengekspor hasilnya. Dengan demikian para petani ini memiliki kemandirian dan lebih sejahtera.
“Harapan kami keberadaan petani muda ini bisa memberikan semangat untuk peningkatan nilai rantai produk pertanan, hasilnya menjadi lebih berkualitas terutama kualitas ekspor. Oleh karena itu dalam pelatiahn ini kami berikan materi juga tentang manajemen ekspor,” katanya, Kamis (10/8/2023).
Para petani muda ini selain diberikan pemahaman tentang manajemen ekspor untuk menyiapkan korporasi, mereka diharapkan dapat menyiapkan kelembagaan. Selain itu diberikan pemahaman tentang pasar internasional dan analisa potensi yang bisa direspon oleh produk petani di Indonesia khususnya petani dari sasaran program Upland.
“Untuk bisa meningkatkan kualitas produk petani dana bersaing di pasar internasional, produk petani telah dilakukan standarisasi melalui sertifikasi produk dan juga lahan untuk memastikan produk yang dihasilkan bermutu tinggi, salah satunya adalah sertifikasi organik,” ujarnya.
Ia mengatakan para petani ini bisa memanfaatkan potensi di wilayahnya. Salah satu potensi di Jogja yang berada di wilayah dataran tinggi seperti kawasan lereng Merapi Sleman dan sekitarnya. Kawasan ini bisa dikembangkan sebagai agrotourisma atau wisata berbasis pertanian. Misalnya seperti kawasan Sawangan Magelang dengan menanam beras organik. Menurutnya konsep yang dikembangkan di Sawangan ini memungkinkan diadopsi di lereng Merapi Sleman tentu dengan melalui kajian.
“Di Sawangan ini permintaan beras organik bisa mencapai ribuan ton per bulan. Ini bisa dikembangkan di kawasan seperti lereng gunung, selain untuk wisata,” katanya.
BACA JUGA : Saatnya Sleman Memberdayakan Petani Milenial
Saat ini lebih dari seribu hektar sertifikasi organik telah diberikan kepada lahan petani sasaran program Upland. Beberapa korporasi petani telah berhasil mengekspor seperti produk lada hingga bawang merah goreng. Ia menegaskan program ini terintegrasi, dukungan juga dialokasikan di sektor hulu atau produksi melalui infrastruktur pertanian seperti jalan usaha tani, irigasi, alat dan mesin pertanian serta alat pengolahan pasca panen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Update kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di utara Sumenep, empat orang meninggal, 218 penumpang selamat, operasi SAR masih berlangsung.
Pakar UGM mengungkap slow jogging dapat mengaktifkan vagus nerve yang membantu menjaga kesehatan mental, menurunkan risiko depresi, dan menyehatkan tubuh.
Gerakan Segoro Rejan resmi dimulai di Kelurahan Wirobrajan. Warga bergotong royong reresik lingkungan setiap Minggu Legi bersama pemerintah dan mahasiswa UMY.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Agustus 2026 lengkap di SIMMADE, MPP, Simenor, dan Satpas beserta biaya perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta biaya resmi.
Jadwal SIM Keliling dan Samsat Malam SSA Bantul Agustus 2026 lengkap dengan syarat perpanjangan SIM serta layanan PKB tahunan.