Gencatan Senjata 4 Hari Hamas-Israel Dimulai Hari Ini, Berikut Hasil Kesepakatannya
Pejabat Hamas Moussa Abu Marzouk mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera bahwa gencatan senjata sementara antara kelompok teror dan Israel
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin/Bloomberg/ Amanda Andrade-Rhoades/The Washington Post
Harianjogja.com, JAKARTA—Seorang tentara Amerika Serikat (AS) yang menghadapi tindakan disipliner melarikan diri. Prajurit itu melintasi perbatasan antar-Korea ke Korea Utara pada hari Selasa (18/7/2023) dan diyakini saat ini berada dalam tahanan Korea Utara (Korut).
Melansir CNA, Rabu (19/7/2023), situasi ini menciptakan krisis baru bagi Washington dalam berurusan dengan senjata nuklir. Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menyatakan keprihatinannya terhadap prajurit tersebut.
Menurut pihak militer AS, prajurit itu di Korea ikut dalam tur orientasi Area Keamanan Bersama antara Korea dan dengan sengaja dan tanpa otorisasi melintasi Garis Demarkasi Militer ke Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK).
BACA JUGA: Media Korea Utara Diam-diam Ternyata Mendukung Biden Hancurkan Rezim Kim Jong Un
Angkatan Darat AS mengidentifikasi prajurit itu sebagai prajurit Travis T King yang bergabung pada 2021. "Ada banyak hal yang masih kami coba pelajari," kata Austin dalam jumpa pers.
Lebih lanjut, dia percaya bahwa prajurit itu berada dalam tahanan (Korea Utara), sehingga pihaknya memantau dan menyelidiki situasinya dengan cermat dan bekerja untuk memberi tahu kerabat terdekat tentara tersebut.
Penyeberangan itu terjadi pada saat ketegangan tinggi di semenanjung Korea, dengan kedatangan kapal selam rudal balistik bersenjata nuklir AS di Korea Selatan untuk kunjungan langka dalam memberi peringatan ke Korea Utara atas kegiatan militernya sendiri.
Korea Utara telah menguji rudal yang semakin kuat yang mampu membawa hulu ledak nuklir, termasuk rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat baru yang diluncurkan minggu lalu.
Korut menembakkan rudal balistik lain ke laut dekat Jepang pada hari Selasa (18/7/2023), kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan, mengutip militer Korea Selatan.
Kolonel Isaac Taylor, Juru Bicara US Forces Korea, mengatakan militer bekerja untuk menyelesaikan insiden ini mengacu pada Tentara Rakyat Korea Utara.
Juru Bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan para pejabat AS di Pentagon, Departemen Luar Negeri dan PBB semuanya bekerja untuk "memastikan lebih banyak informasi dan menyelesaikan situasi ini.
BACA JUGA: Di Korea Utara, Nyawa Sapi Lebih Berharga daripada Manusia
"Kami berada di tahap awal," katanya, seraya menambahkan bahwa perhatian utama adalah menentukan keselamatan prajurit tersebut.
Misi Korea Utara untuk PBB di New York tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Tentara itu sedang dalam perjalanan sipil dengan sekelompok pengunjung ke desa gencatan senjata Panmunjom ketika dia melewati garis yang menandai perbatasan, kata pejabat AS.
Area Keamanan Bersama di zona demiliterisasi telah memisahkan Korea sejak akhir Perang Korea 1950-53.
Tetapi para pejabat AS bingung mengapa tentara itu melarikan diri ke Korea Utara, dan menguraikan serangkaian peristiwa yang membuat prajurit itu menyeberang ke wilayah Korea Utara.
King telah selesai menjalani hukuman di Korea Selatan untuk pelanggaran yang tidak ditentukan dan diangkut oleh militer AS ke bandara untuk kembali ke unit asalnya di Amerika Serikat, kata dua pejabat.
Dia telah melewati keamanan dan memutuskan melarikan diri, kata seorang pejabat. Tur sipil dari zona demiliterisasi diiklankan di bandara dan King tampaknya telah memutuskan untuk bergabung, tambah pejabat itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pejabat Hamas Moussa Abu Marzouk mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera bahwa gencatan senjata sementara antara kelompok teror dan Israel
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.