Advertisement
Serangan Balasan Ukraina terhadap Rusia Diklaim Berhasil

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA–Serangan balasan Ukraina terhadap pasukan Rusia dinilai berhasil dalam beberapa hari terakhir. Pasukan Ukraina dinilai sedang memenuhi tugas utama.
Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Oleksiy Danilov mengatakan penilaian positif terbaru Kyiv atas serangan balik yang telah berlangsung sebulan meskipun Moskow belum mengakui keuntungan Ukraina.
Advertisement
BACA JUGA: Perlawanan Balik Ukraina terhadap Rusia akan Berlangsung Sengit
Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar juga melaporkan kemajuan di sekitar Kota Bakhmut yang hancur, meskipun ada perlawanan sengit dari Rusia. Pasukan Rusia telah merebutnya pada bulan Mei setelah 10 bulan pertempuran.
Rusia, yang memulai invasi besar-besaran pada Februari 2022, masih memegang petak-petak wilayah di Ukraina Timur dan Selatan, tetapi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada Senin (3/7/2023) pasukannya telah membuat kemajuan setelah pekan yang "sulit".
“Pada tahap permusuhan aktif ini, Pasukan Pertahanan Ukraina memenuhi tugas nomor satu – penghancuran maksimum, peralatan, depot bahan bakar, kendaraan militer, pos komando, artileri dan pasukan pertahanan udara tentara Rusia. Beberapa hari terakhir sangat bermanfaat," katanya di Twitter, tanpa memberikan rincian apapun dari medan perang.
Valeriy Shershen, Juru Bicara Tavria, atau komando militer selatan, mengatakan pasukan Ukraina telah maju hingga 2 km (1,2 mil) ke arah Berdiansk di Ukraina Selatan, meskipun ada perlawanan sengit dari Rusia.
Wakil Menteri Pertahanan Maliar mengatakan pasukan Ukraina memperoleh keuntungan setiap hari di daerah-daerah di luar Bakhmut.
"Kami maju di sisi selatan Bakhmut. Ke utara, sejujurnya, ada pertempuran sengit dan sejauh ini tidak ada kemajuan. Pasukan kita menghadapi perlawanan serius. Musuh mengerahkan seluruh kekuatannya untuk berhenti di Selatan dan Timur," kata Maliar kepada televisi nasional.
Pasukan Rusia, katanya, juga membuat kemajuan lebih jauh ke utara, dekat Lyman dan di Svatove, di mana pasukan Rusia baru-baru ini sangat aktif.
Di Makiivka, sebuah kota di wilayah Donetsk yang dikuasai Rusia, militer Ukraina telah menghancurkan formasi pasukan Rusia. Pejabat yang dipasang Rusia mengatakan satu warga sipil tewas dan 36 warga sipil terluka dalam serangan itu.
BACA JUGA: Empat Orang Tewas Akibat Rudal Rusia Hantam Restoran di Kramatorsk Ukraina
Reuters tidak dapat memverifikasi situasi di medan perang. Masing-masing pihak mengatakan yang lain menderita kerugian besar.
Laporan pertempuran garis depan dari Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya telah menggagalkan serangan Ukraina di lima wilayah wilayah Timur Donetsk.
Dia juga melaporkan menangkis serangan di dekat Lyman dan mengganggu operasi musuh di wilayah Zaporizhzhia, sedangkan Ukraina mengatakan pasukannya telah merebut sekelompok desa.
Staf Umum militer Ukraina melaporkan memukul mundur serangan Rusia di Kupiansk di bagian Utara Bakhmut dan dekat Kota Avdiivka dan Maryinka yang diperebutkan di Selatan.
Rusia mengatakan pada hari Selasa (4/7/2023), Ukraina telah menyerang Moskow dengan setidaknya lima drone yang semuanya ditembak jatuh atau macet, meskipun salah satu bandara di Ibu Kota mengubah rute penerbangan selama beberapa jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ini Prediksi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung
- Arus Balik 2025, Terjadi Peningkatan Jumlah Kendaraan di Tol Cipali
- Arus Balik Lebaran, Tol Semarang-Solo Bakal Dibikin Satu Arah Saat Kendaraan Menumpuk
- Libur Lebaran, Belasan Rumah TNI di Asrama Gajah II Terbakar
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
Advertisement

Pembangunan Taman Budaya Sleman Terhambat Pemangkasan Anggaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Khofifah Minta Bos Maspion Pastikan Tidak Ada PHK di Jatim
- Pemerintah Jepang Keluarkan Peringatan Ancaman Gempa Dahsyat, Perkiraan Korban hingga 300 Ribu Orang
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
- Korban Gempa di Myanmar Terperangkap Enam Hari, Diselamatkan Tim SAR Malaysia
- Gempa Myanmar, Pemerintah Pastikan Tidak Ada WNI yang Jadi Korban
- Libur Lebaran, Belasan Rumah TNI di Asrama Gajah II Terbakar
- Arus Balik Lebaran, Tol Semarang-Solo Bakal Dibikin Satu Arah Saat Kendaraan Menumpuk
Advertisement
Advertisement