Advertisement
Uber PHK 200 Karyawannya
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Uber Technologies akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 200 pekerjaan pada divisi rekrutmennya. Langkah itu dilakukan sebagai usaha merampingkan biaya.
BACA JUGA: Grab hingga Shopee PHK Karyawan
Advertisement
Reuters, Kamis (22/6/2023) mengungkapkan, PHK dilakukan oleh Uber dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan di tengah rencana untuk menjaga jumlah staf tetap datar sepanjang tahun. Langkah PHK juga dilakukan untuk menekan biaya yang dikeluarkan perusahaan.
Wall Street Journal menyebut PHK yang dilakukan Uber akan berdampak kepada 35% dari tim perekrutan Uber. Selain itu, PHK juga akan berpengaruh kepada kurang dari 1% dari total 32.700 tenaga kerja global Uber. Langkah ini pun serupa dengan perusahaan ride-share yang memberhentikan 150 karyawan di divisi layanan pengiriman awal tahun ini.
Uber sendiri menyataakn jika Mei ini mereka berada di jalur untuk menuju profitabilitas pendapatan operasi tahun ini dan bahwa mereka menjaga tenaga kerjanya tetap datar setelah jumlah karyawan turun secara berurutan pada kuartal Maret.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
Advertisement
Hujan Angin Terjang Bantul, Puluhan Pohon Tumbang di 8 Wilayah
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kia EV2 Resmi Dirilis, SUV Listrik Kecil dengan Teknologi Canggih
- Persiku Kudus Hancurkan Persipal Palu 4-1: Igor Henrique Hattrick
- Depok hingga Gamping Terdampak Angin Kencang Sleman
- Hancurkan Bhayangkara FC 4-1, PSBS Biak Menjauh dari Zona Degradasi
- Galaxy S26 & S26 Ultra Terdeteksi Geekbench, Pakai Snapdragon 8
- Jalan Rusak di Tempel Ditambal Pemkab Sleman Meski Kewenangan DIY
- Piala Dunia 2026 Terancam Boikot Akibat Isu HAM di AS
Advertisement
Advertisement




