Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Kerugian Capai Rp89 Triliun
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Wakil Ketua Bidang Daerah PWI Pusat sekaligus Direktur Pemberitaan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Akhmad Munir. Antara/Handout
Harianjogja.com, SURABAYA—Persatuan Indonesia Wartawan (PWI) Jawa Timur melamar Akmad Munir maju sebagai calon Ketua Umum PWI Pusat periode 2023-2028 pada kongres yang dijadwalkan digelar di Bandung, Jawa Barat, pada akhir September mendatang.
“Ada banyak pertimbangan kenapa kami memutuskan mendukung Pak Munir sebagai ketua umum PWI,” ujar Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim di Surabaya, Rabu (14/6/2023).
Ia mengaku bukan hanya PWI Jatim yang memberikan dukungan, namun beberapa PWI dari sejumlah provinsi telah berkomitmen memberikan dukungannya kepada Cak Munir, sapaan akrab Akhmad Munir.
Menurut dia, Cak Munir layak memimpin PWI Pusat karena merupakan kader tulen PWI yang memulai karier dari bawah, yaitu Ketua SIWO Jatim dua periode, Ketua PWI Jatim dua periode, dan saat ini Wakil Ketua Bidang Daerah PWI Pusat.
Tak itu saja, jabatan Cak Munir sebagai Direktur Pemberitaan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA sejak 2018 hingga sekarang membuat namanya mumpuni untuk maju dalam kongres mendatang.
BACA JUGA: Gunungkidul Peringati Satu Dasawarsa Geopark Gunungsewu, Ini Rangkaian Kegiatannya
“Artinya, figur dan ketokohan beliau, terutama di lingkungan PWI sudah sangat mengakar dan sangat tepat sekaligus sebagai regenerasi kepemimpinan PWI ke depan,” kata Cak Item, sapaan akrab Lutfil Hakim.
Selama menjabat posisi penting di PWI, kata dia, Cak Munir diakui selalu berhasil dan menunjukkan kepemimpinan mumpuni, bahkan disukai anggota maupun berbagai kalangan serta komunitas.
Karena itulah, PWI Jatim disebutnya sangat bangga dengan sepak terjang Cak Munir di dunia kewartawanan, baik sebagai pimpinan PWI di Pusat dan di Jatim, maupun sebagai direksi LKBN Antara.
PWI, lanjut Cak Item, sebagai asosiasi jurnalis terbesar harus mampu menghadirkan figur pemimpin bisa menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama dinamika di dunia informasi.
"Sehingga PWI tetap bisa dipandang sebagai organisasi profesi jurnalis yang bermartabat, profesional dan berwibawa, yang benar-benar dibutuhkan oleh dunia kewartawanan maupun oleh seluruh stakeholder serta masyarakat secara umum," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Kenapa Timnas Indonesia U-23 absen di Asian Games 2026? Simak aturan AFC-OCA dan kaitannya dengan Kualifikasi Piala Asia U-23
Valentino Rossi menyambut Nicolo Bulega di VR46 untuk MotoGP 2027. Bulega kembali ke tim yang mengawali karier Grand Prix-nya.
Harianjogja.com, JOGJA—Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Pertalite di DIY mengalami kenaikan sejak Mei 2026. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengajuk
Al Nassr kalah 0-4 dari Al Ain di AFC Champions League Elite. Cristiano Ronaldo gagal cetak gol ke-980 dan timnya terpuruk di laga pembuka.
ADAS makin umum di mobil baru. Kenali 6 alasan fitur keselamatan aktif ini penting serta batasannya agar pengemudi tetap waspada.