Pagar Tinggi di Sejumlah Mal Jadi Sorotan, Polri Tegaskan Situasi Aman
Polri memastikan situasi Indonesia tetap kondusif meski sejumlah mal memasang pagar tinggi dan meminta masyarakat tidak terpancing isu keamanan.
Petugas SAR bersiap mencari tubuh bocah yang tenggelam di Pantai Congot, Rabu (1/6/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan menerjunkan lima search and rescue unit (SRU) dalam operasi pencarian seorang wisatawan yang tenggelam akibat terseret ombak di Pantai Parangtritis,Bantul, pada Rabu (26/4/2023).
BACA JUGA: Amankan Lebaran, Personel Basarnas Yogyakarta Disebar
Humas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta Pipit Eriyanto dalam keterangan tertulis mengatakan, lima SRU tersebut mencari korban yang masih hilang dengan menyisir baik di darat tepi pantai, laut maupun pemantauan udara.
Dia mengatakan, SRU pertama melakukan penyisiran darat dari Pantai Parangtritis ke arah timur di tebing Pantai Parangndog, SRU dua penyisiran darat dari Pantai Parangkusumo ke barat di Pantai Pelangi, dan SRU tiga penyisiran darat dari Pantai Pelangi ke barat di Pantai Depok.
Sementara SRU empat, dengan peralatan drone melaksanakan pemantauan di sekitar LKP (last known position) dengan radius satu kilometer, kemudian bergeser ke timur ke arah Pantai Parangndog dilanjutkan pemantauan dengan radius satu kilometer.
"Kemudian SRU laut melaksanakan pencarian menggunakan empat unit jetsky dengan radius satu kilometer dari LKP," katanya.
Menurut dia, lima SRU yang diterjunkan tersebut melakukan operasi pencarian korban dalam dua waktu, yaitu pagi hingga siang, kemudian dari siang hingga sore.
Akan tetapi, kata dia, dari hasil operasi SAR hingga Kamis (27/4) pukul 17.25 WIB, masih nihil, atau belum menemukan korban, sehingga pencarian akan dilanjutkan pada Jumat (28/4).
Sebelumnya tiga orang pelajar dilaporkan terseret gelombang Pantai Parangtritis Bantul pada Rabu (26/4) pagi, namun dua korban berhasil diselamatkan Tim SAR gabungan yang siaga di lokasi, sementara satu korban lagi hilang dan masih dalam pencarian.
Dua orang wisatawan yang dapat diselamatkan yaitu M Nabil, pelajar berusia 16 tahun warga Subang Jawa Barat, dan Ziyan Gini (12) warga Subang Jawa Barat. Sementara korban dalam pencarian yaitu Fida Auni (14), warga Subang Jawa Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri memastikan situasi Indonesia tetap kondusif meski sejumlah mal memasang pagar tinggi dan meminta masyarakat tidak terpancing isu keamanan.
PDAM Temanggung memperluas pembangunan sumur resapan di sekitar mata air untuk menjaga cadangan air tanah dan keberlanjutan sumber air.
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Bapanas mulai menyalurkan bantuan beras 10 kg kepada 33,24 juta KPM secara serentak pada 17 Agustus 2026 melalui Bulog.
Prabowo meminta program gentengisasi dipercepat untuk mengganti atap seng demi kesehatan, ekonomi, dan penggunaan produk dalam negeri.
Organisasi mahasiswa dan kepemudaan menyatakan dukungan kepada pemerintah untuk memberantas dugaan mafia beras fortifikasi.