Advertisement

Taiwan Tarik Peredaran Mie Instan, Salah Satunya dari Indonesia

Hesti Puji Lestari
Rabu, 26 April 2023 - 14:07 WIB
Abdul Hamied Razak
Taiwan Tarik Peredaran Mie Instan, Salah Satunya dari Indonesia Kanker usus besar. - UGM

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO—Otoritas Taiwan menarik peredaran sejumlah mie instan karena disebut mengandung zat yang bisa memicu kanker. Salah satunya berasal dari Indonesia.

Kemenkes Taiwan melalui laman resminya menyebut jika dua mie instan yang ditarik peredarannya adalah Indomie Rasa Ayam Spesial dan Ah Lai White Curry Noodles' Malaysia.

Advertisement

Taiwan News melaporkan jika kedua mie instan tersebut mengandung etilen oksida, senyawa kimia yang bisa menyebabkan limfoma dan leukimia.

Laporan menyebut, pada bumbu mi instan produk Indonesia sendiri mengandung 0,187mg/kg etilen oksida. Temuan ini sangat mengkhawatirkan, lantaran dapat menyebabkan limfoma dan leukemia, iritasi serius pada kulit dan mata bahkan memicu cacat lahir dan keturunan jika terhirup. 

Departemen Kesehatan Taipei meminta para pengecer untuk menarik produk-produk tersebut dari rak penjualan dan memberikan denda bagi importir produk tersebut.

"Pengecer yang tidak ditentukan dari mana sampel dikumpulkan telah diminta untuk menarik dua produk dari rak penjualan mereka, dan importir produk akan didenda sebesar 60.000 dolar baru taiwan atau sekitar Rp29,2 juta dan 200 juta dolar baru taiwan atau sekitar Rp97.4 miliar," kata Departemen Kesehatan Taiwan.

Sementara itu, mie instan dari Malaysia dikabarkan mengandung 0,065mg/kg etilen oksida, terutama pada saus mi instan.

Kandungan ini dianggap melebihi standar residu pestisida yang diperbolehkan sebagaimana ditetapkan oleh oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Advertisement

alt

Soal Insiden di Teras Malioboro 2, Begini Respons Pemda DIY

Jogja
| Senin, 15 Juli 2024, 13:07 WIB

Advertisement

alt

6 Destinasi Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi di Bogor

Wisata
| Minggu, 14 Juli 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement