Advertisement

Sopir Ngantuk Jadi Penyebab Kecelakaan yang Membuat Syabda Meninggal

Adhik Kurniawan
Senin, 20 Maret 2023 - 12:47 WIB
Jumali
Sopir Ngantuk Jadi Penyebab Kecelakaan yang Membuat Syabda Meninggal Syabda Perkasa Belawa - PB Djarum

Advertisement

Harianjogja.com, PEMALANG—Pebulu tangkis nasional, Syabda Perkasa Belawa (SPB) meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Jalan A Tol Pemalang-Batang KM 315 + 200 A, tepatnya di Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah (Jateng), Senin (20/3/2023) sekira pukul 03.40 WIB.

BACA JUGA: Pebulu Tangkis Syabda Perkasa Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan di Tol Pemalang

Advertisement

Kecelakaan maut itu melibatkan mobil Toyota Camry berpelat nomor B 1834 KBM dengan truk Colt Diesel berpelat nomor AG 8711 V.

Kapolres Pemalang, AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya, melalui Kasat Lantas Pemalang, AKP Achmad Riedwan Preevost, mengatakan kronologi kejadian kecelakaan maut itu berawal dari mobil yang dikendarai korban melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil korban membentur truk yang melaju searah di depannya.

“Diduga pengendara [sopir] dalam kondisi mengantuk. Sehingga membentur truk yang dari depanya,” katanya Senin (20/3/2023).

Begitu memperoleh informasi kecelakaan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian. Hal itu termasuk mengevakuasi lima orang korban kecelakaan lalu lintas ke rumah sakit di Pemalang, yaitu M, 49; AS, 48; DA, 25; TB, 11; dan SPB, 22.

Seluruh korban yang dievakuasi ke rumah sakit adalah penumpang mobil, satu orang korban dengan inisial AS meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

“Sedangkan satu orang korban lainnya dengan inisial SPB mengalami luka berat dan tiga orang lainnya mengalami luka ringan. Seluruhnya korban langsung kami evakuasi ke rumah sakit di Pemalang,” kata AKP Achmad Riedwan Preevost.

Korban SPB yang mengalami luka berat itu kemudian dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS. Ia mengalami luka robek kepala sebelah kiri dan cidera kepala berat.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi terkait insiden kecelakaan tersebut,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Solopos

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Sleman Kekurangan Ribuan Hewan Kurban, Butuh Pasokan Daerah Lain

Sleman
| Minggu, 19 Mei 2024, 18:07 WIB

Advertisement

alt

Hotel Mewah di Istanbul Turki Ternyata Bekas Penjara yang Dibangun Seabad Lalu

Wisata
| Sabtu, 18 Mei 2024, 20:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement