Advertisement
Menteri Basuki Pastikan Jalan Tol Solo Jogja YIA Selesai Dibangun Tahun Depan
Pembangunan Tol Jogja Solo di Kartasura, Jawa Tengah, Selasa (20/9/2022). Tol Jogja Solo diharapkan selesai tahun depan untuk mengurangi kemacetan jalan raya dari Jogja ke Solo. - JIBI/Bisnis.com/Himawan L Nugraha
Advertisement
Harianjogja.com, KARANGANYAR—Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan Tol Jogja Solo yang membentang dari Kartasura hingga Bandara Yogyakarta International Airport di Kulonprogo rampung pada 2024.
"Dari Solo ke Jogja pembebasan lahan 94 persen dan 74 persen lahannya. Pembebasan lahan akan diselesaikan pada triwulan pertama 2023. Proyek fisiknya sudah 49 persen sehingga tinggal 51 persen, insya Allah Desember selesai," katanya pada acara kunjungan kerja dan inspeksi Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo di Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (27/2/2023).
Advertisement
Ia mengatakan saat ini proyek tersebut ditunggu oleh masyarakat. Apalagi selama ini trafik kendaraan Solo-Yogyakarta-Kulonprogo sudah cukup padat.
"Ada sekitar 20.000-25.000 kendaraan per hari yang lewat Solo-Jogja, jadi sudah crowded [padat]," katanya.
Ia mengatakan untuk rute Solo Jogja yang menjadi titik kepadatan tertinggi yakni di pertigaan Kartasura.
"Jadi [Tol Jogja Solo] segera kami selesaikan supaya lebih lancar lagi," katanya.
BACA JUGA: Viral Warga Godean Jadi Korban Tabrak Lari Mobil Pelat Merah di Jalan Jogja Solo
Proyek jalan tol tersebut merupakan program super prioritas karena mengakses segitiga emas di Jawa Tengah dan DIY.
"Pengembangan kawasan Joglosemar: Jogja, Solo, Semarang. Selain Tol Jogja-Solo yang akan diselesaikan sekarang, bersamaan juga dimulai proyek Tol Jogja Bawen. Dengan demikian, nanti kawasan ini bisa meningkatkan kegiatan ekonomi di regional Jawa Tengah dan DIY," katanya.
BACA JUGA: Daftar Jalan Tol dengan Nilai Pembebasan Lahan Termahal, Tol Jogja-Solo Fantastis!
Dengan kemudahan akses tersebut diharapkan juga bisa mengoptimalkan kedatangan turis melalui kapal pesiar yang berlabuh di Tanjung Emas, Semarang.
"Selama ini kalau ada kapal pesiar yang berlabuh di Tanjung Emas mereka tidak menginap di mana-mana, nginep-nya tetap di kapal sehingga dampaknya ke darat kecil. Dengan adanya Joglosemar ini nanti mudah-mudahan turis itu juga menginap di Magelang, di Jogja karena semua sudah terkoneksi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- Bos Maktour dan Ketua Kesthuri Ditetapkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
Advertisement
Advertisement








