Hotel Tentrem Yogyakarta Hadirkan Tujuh Program Budaya Nusantara
Hotel Tentrem Yogyakarta menggelar Tentrem Cultural Week 2026 pada 24–28 November dengan menghadirkan tujuh program yang mengangkat kekayaan kuliner, seni, dan
Tangkapan layar Talkshow “Sinergi Ekspedisi dan UMKM Sukseskan Magelang Keren” di Taman Kyai Langgeng Magelang, Rabu (15/2/2023). - Harian Jogja
Harianjogja.com, MAGELANG—Keberadaan pelaku usaha di Kota Magelang semakin berkembang dengan adanya program unggulan Magelang Keren (Kelurahan Entrepreneurship Center). Para stakeholders, salah satunya layanan ekspedisi, turut bersinergi mensukseskan program tersebut.
Pada 2022, Pemkot Magelang mencatat ada 10.585 pelaku usaha di Kota Magelang. Wakil Wali Kota Magelang, M. Mansyur mengapresiasi banyaknya pelaku UMKM di wilayahnya yang bisa menangkap potensi lokal untuk dikembangkan menjadi usaha.
“Bahkan saat pandemi Covid-19, pelaku UMKM tidak tergoyahkan. Tahun 2022 omzet yang didapat UMKM sekitar Rp1,2 triliun,” tuturnya dalam Talkshow “Sinergi Ekspedisi dan UMKM Sukseskan Magelang Keren” pada Rabu (15/2/2023).
Keberhasilan itu disebutnya tak lepas dari dukungan jasa layanan ekspedisi. Mansyur berharap kolaborasi antara layanan ekspedisi dan UMKM di Kota Magelang terus bersinergi untuk memperluas jangkauan produk UMKM Kota Magelang ke seluruh Indonesia maupun mancanegara.
Talkshow yang berlangsung di Joglo Animal Raiding, Taman Kyai Langgeng Kota Magelang tersebut diselenggarakan Harian Jogja bekerjasama dengan JNE Express dan Pemkot Magelang. Kegiatan tersebut juga dihadiri puluhan pelaku UMKM di Kota Magelang.
Mansyur mengapresiasi dukungan dari JNE Express untuk UMKM Magelang. Ia juga memberi semangat kepada para pelaku usaha agar senantiasa bekerja keras dan berdoa. “Sekarang produk UMKM sudah lebih diminat. UMKM harus jadi PPO, pusat perhatian orang,” kata dia.
Kepala Cabang JNE Magelang, Bambang Kristiady sepakat jika produk UMKM harus bisa jadi pusat perhatian orang. Apalagi, di era digital ini peluang bagi UMKM bisa jauh lebih berkembang. Kekuatan media sosial bisa menjadi salah satu upaya pemasaran produk sehingga bisa dikenal ke seluruh Indonesia.
“Kami di jasa ekspedisi bisa membantu mengantarkan produk UMKM daerah untuk didistribusikan ke kancah nasional maupun mancanegara. Kami yakin UMKM di Magelang sudah menggunakan media sosial karena sudah menjadi marketing tools UMKM,” ujar Bambang.
Ia menjelaskan bahwa hampir semua produk UMKM bisa dikirim JNE Express, asalkan tidak termasuk barang dengan kategori mudah terbakar, mudah meledak, dan barang berbahaya. Jasa ekspedisi ini telah menyiapkan syarat pengiriman barang yang bisa diikuti pelaku usaha.
“Di Magelang ini kami punya pelanggan terkait pengiriman tanaman, wujudnya dari bibit sampai tanaman yang tinggi, semua bisa kami layani, kami uruskan karantinanya,” imbuhnya.
Tak hanya layanan pengiriman, Bambang juga memastikan JNE Express mendukung upaya digitalisasi supaya pelaku usaha bisa semakin sukses. Salah satunya dengan program ‘JNE Ngajak Online’ yang digelar di seluruh cabang di Indonesia bekerjasama dengan pemerintah daerah. Program ini gratis bagi pelaku UMKM dan mereka bisa mendapatkan ilmu tentang digitalisasi dari narasumber praktisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hotel Tentrem Yogyakarta menggelar Tentrem Cultural Week 2026 pada 24–28 November dengan menghadirkan tujuh program yang mengangkat kekayaan kuliner, seni, dan
Inflasi DIY Oktober 2026 mencapai 0,27%. Harga cabai merah, tomat, beras, hingga biaya perguruan tinggi menjadi penyumbang utama.
AKBP Netty Rosdiana mengajukan pengunduran diri dari Polri per 1 September 2026. Ini alasan dan rencana aktivitasnya setelah mundur.
DPRD Kulon Progo meminta Pemkab memperhatikan drainase saat membangun jalan untuk mencegah genangan dan kerusakan infrastruktur.
PKB Bantul mengukuhkan seluruh pengurus DPAC dan menyiapkan enam fokus pembenahan organisasi. Pembentukan pengurus ranting ditargetkan rampung Desember 2026.
KAI menggelar Safety Hunting bersama 30 railfans di Kulonprogo untuk mengedukasi keselamatan saat berburu foto kereta api.