Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Sejumlah kendaraan terjebak banjir di Semarang, Sabtu (31/12/2022)/Antara
Harianjogja.com, SEMARANG— Polrestabes Semarang mencatat banjir yang melanda sejumlah kawasan di Ibu Kota Jawa Tengah ini mengakibatkan banyak kendaraan mogok akibat tingginya genangan air.
Hujan yang mengguyur wilayah Kota Semarang sejak Jumat (30/12/2022) hingga Sabtu (31/12/2022), mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah seperti kawasan Simpanglima Semarang, Jalan Pandanaran, Jalan MT Haryono, bundaran Bubakan di kawasan Kota Lama Semarang, wilayah Tlogosari, serta kawasan Pantura Semarang di wilayah Kecamatan Tugu.
Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit mengatakan banjir yang melanda wilayah Simpanglima mencapai 50 sentimeter. Menurut dia, banyak kendaraan yang mogok akibat terjebak banjir.
"Petugas tetap siaga untuk membantu pengguna jalan yang mogok," katanya, Sabtu.
BACA JUGA: Prediksi BMKG: Ini Daftar Wilayah yang Diguyur Hujan Lebat saat Malam Tahun Baru 2023
Sementara Kasi Kedaruratan Bencana BPBD Kota Semarang Adhy Yulianto mengatakan seluruh petugas telah dikerahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Menurut dia, genangan banjir terjadi hampir di seluruh wilayah Semarang.
Oleh karena itu, ia mengimbau warga Kota Semarang untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama cuaca buruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Jadwal bola malam ini 20-21 Mei 2026 menghadirkan final Liga Europa Freiburg vs Aston Villa hingga final ASEAN Club Championship.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag