Advertisement
Ini Penyebab Kemasan Produk Makanan dan Minuman Mengecil
Produk makanan dan minuman semakin memiliki ukuran yang mengecil. Hal itu dinilai sebagai strategi agar produk masih bisa diserap pasar meksipun tengah mengalami pelemahan daya beli - Bisnis
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Sejauh ini terdapat tren produk makanan dan minuman (mamin) dengan kemasan serta ukuran yang diperkecil agar bisa terserap di pasar, terutama bagi segmen eceran.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey. Dia mencermati produk-produk dengan ukuran kemasan lebih kecil yang didistribusikan jumlahnya mencapai 10 persen sejak pandemi Covid-19 berlangsung.
Advertisement
Langkah mengikis ukuran produk tersebut, jelas Roy, merupakan salah satu strategi industri mengantisipasi penurunan daya beli masyarakat sejalan dengan terjadinya resesi ekonomi.
"Jadi, basket size atau jumlah barang atau produk yang terbeli oleh konsumen tidak berkurang walaupun ukuran produk yang dijual lebih kecil," kata Roy kepada Bisnis, Senin (14/11/2022).
Hal itu, sambungnya, mesti dilakukan karena terdapat beberapa komoditas bahan baku impor, seperti gandum dan kedelai, yang memiliki harga relatif tinggi seiring perang dan pandemi yang masih berlangsung.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Ukraina merupakan negara importir gandum terbesar kedua bagi Indonesia dengan nilai mencapai US$843,61 juta pada 2021.
BACA JUGA: Calon Pengantin di Kecamatan di Kulonprogo Ini Wajib Lafalkan Pancasila dan Lagu Nasional
Importir gandum terbesar ke Tanah Air lainnya adalah Australia senilai US$1,45 miliar, Kanada US$639,9 juta, Argentina US$169,52 juta, Amerika Serikat (AS) US$134,71 juta, dan negara lainnya senilai US$209,2 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
Advertisement
Longsor Gedangsari Putus Akses Warga, BPBD Siapkan Alat Berat
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Ribuan Demonstran di New York Protes Kebijakan Trump soal Venezuela
- Pemerintah Targetkan Beras Satu Harga Nasional Mulai 2026
- KPK Periksa Pengurus PWNU DKI dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Pemkab Gunungkidul Siapkan Rp2,6 Miliar untuk Pilihan Lurah Serentak
- Daftar Tanaman Tahan Kering, Tetap Subur Tanpa Disiram Setiap Hari
- AKBP Bayu Puji Hariyanto Resmi Jabat Kapolres Bantul
Advertisement
Advertisement



