Advertisement
Bajak Laut Culik 4 WNI dari Kapal Ikan di Perairan Gabon
Foto ilustrasi bendera bajak laut dalam serian One Piece. / Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Empat warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan menjadi korban penculikan bajak laut dalam serangan terhadap kapal ikan berbendera Gabon di perairan Gabon, Afrika Tengah, Senin, bersama lima warga negara China.
Serangan tersebut terjadi ketika kapal penangkap ikan IB FISH 7 tengah beroperasi sekitar tujuh mil laut di tenggara Equata. Kepala Staf Angkatan Laut Gabon Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong menyebut para pelaku berjumlah tiga orang bersenjata yang naik ke kapal dan menculik sebagian awak.
Advertisement
Dalam insiden itu, sembilan awak kapal diculik yang terdiri atas lima WN China dan empat WNI. Sementara enam awak lainnya, termasuk WNI, WN China, dan WN Burkina Faso, dilaporkan selamat dan tetap berada di atas kapal hingga aparat keamanan tiba.
"Kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7, diserang bajak laut saat menangkap ikan sekitar 7 mil laut tenggara Equata di perairan Gabon," kata Kepala Staf Angkatan Laut Gabon Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong, sebagaimana ditayangkan televisi Gabon 24, Senin (12/1/2026).
Saat membacakan pernyataan Kementerian Pertahanan Gabon, Meyong berkata bahwa dalam serangan tersebut, para pelaku yang terdiri dari tiga pria bersenjata menculik sembilan awak kapal yang terdiri dari 5 WN China dan 4 WNI.
Sementara, enam awak kapal lainnya yang terdiri dari WNI, WN China, dan WN Burkina Faso, bertahan di atas kapal ikan mereka.
Setelah ditemukan, kapal yang dibajak tersebut diamankan dan dikawal personel keamanan hingga pelabuhan di ibu kota, menurut pernyataan pemerintah Gabon.
"Situasi saat ini sudah terkendali di tingkat pemerintahan tertinggi, dan semua langkah yang diperlukan telah diambil demi memastikan keamanan maritim," kata Kepala Staf Angkatan Laut Gabon.
Kejaksaan setempat dilaporkan telah membuka penyelidikan terkait penculikan bajak laut terhadap sejumlah WNI tersebut.
Pemerintah Gabon menyatakan situasi keamanan maritim telah terkendali dan kapal yang dibajak berhasil diamankan serta dikawal ke pelabuhan ibu kota. Sementara itu, kejaksaan setempat membuka penyelidikan terkait penculikan oleh bajak laut tersebut, termasuk koordinasi lanjutan menyangkut keselamatan WNI di perairan Afrika Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
Advertisement
Advertisement






