Kereta Nusantara Explorer Segera Beroperasi, Ini Fasilitas dan Harga Tiketnya
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Prabowo Subianto /ANTARA FOTO-Wahyu Putro A
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melaporkan saat ini Indonesia telah berhasil memproduksi olahan singkong sebagai substitusi dari gandum. Olahan singkong dinilai dapat digunakan oleh berbagai negara untuk mengatasi kelaparan.
BACA JUGA : Petani Keluhkan Murahnya Harga Singkong
Menurutnya, singkong dapat menjadi tanaman penyelamat di saat ancaman krisis pangan melanda, terutama pada negara-negara yang bergantung pada gandum.
“Menurut saya, singkong akan menjadi tanaman penyelamat dunia. Indonesia sendiri pun telah memproduksi singkong sebagai substitusi dari gandum untuk kebutuhan bahan baku roti, pasta, hingga mi instan,” ujarnya dalam pidato di Global Food Security Forum di Bali, dikutip Senin (14/11/2022).
Prabowo juga menyebutkan bahwa saat ini Indonesia telah menjadi pionir penemuan dan hak paten untuk tepung singkong yang setara dengan tepung terigu dengan nama Mocaf (Modified Cassava Flour).
Prabowo yang juga mendapat mandat dari Jokowi untuk menggarap food estate atau lumbung pangan, memamerkan produk Indonesia mulai dari Mocaf, pasta, mi instan, hingga minuman favorit masyarakat Indonesia, yakni boba/bubble yang terbuat dari tepung tapioka.
Saat ini, Indonesia telah mampu menghasilkan 23 ton per hektare (ha), sementara Thailand hanya mampu menghasilkan singkong sebanyak 22 ton/ha, Vietnam dan China hanya mampu menghasilkan masing-masing 16 ton/ha.
Singkong dapat menghasilkan 250.000 kalori dalam satu hektarenya dan hanya membutuhkan 65 metrik kubik air per metric ton singkong. Sementara itu, jagung, gandum, dan padi membutuhkan air dalam jumlah sangat banyak hingga 20 kali lipatnya.
“Ke depannya, Indonesia akan menjadi peringkat pertama eksportir tepung terigu berbahan dasar singkong atau Mocaf,” ucap Prabowo.
Bukan hanya itu, Prabowo menegaskan bahwa singkong atau dikenal juga dengan ketela pohon menjadi tanaman favorit pendiri Microsoft, Bill Gates. Gates bahkan menggelontorkan US$50 juta untuk penelitian tentang singkong, yang digadang-gadang dapat menggantikan jagung dan gandum.
Untuk menjaga ketahanan pangan dunia, Prabowo optimistis Indonesia dapat menjadi yang terdepan dalam menghasilkan pangan yang mengandung protein dan kalori bagi seluruh negara.
“Indonesia akan berada di garis depan untuk menghasilkan protein dan kalori di dunia dalam mengatasi ancaman ketahanan pangan global dengan melibatkan mitra dari dunia untuk bergabung. Indonesia akan menjadi faktor tambahan dalam pertumbuhan ekonomi dunia dan memberikan solusi untuk mengatasi kelaparan dunia,” tegas Prabowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Sebanyak 1.001 pembatik meramaikan Malioboro lewat Simfoni 1001 Pembatik, mengajak masyarakat mengenal proses dan budaya batik.
Angka pernikahan di Kota Jogja terus menurun. Kemenag mencatat rata-rata perempuan menikah usia 22-25 tahun dan laki-laki 25-28 tahun.
Pawukon merupakan bagian dari penanggalan Jawa yang mengenal 30 wuku. Simak perbedaan Pawukon, wuku, dan weton.
Sebanyak 7.990 atlet akan mengikuti Porprov Jateng 2026 dan memperebutkan 2.769 medali dari 58 cabang olahraga.
Gempa M6,1 mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Minggu pagi. Guncangan terasa hingga Manggarai Barat dan tidak berpotensi tsunami.