Advertisement
Polri Siagakan 110 Jelang Mudik Lebaran 2026
Ilustrasi mudik / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Layanan darurat 110 menjadi fokus penguatan Polri menjelang arus mudik Lebaran 2026. Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, memastikan Polres Sumedang siap merespons cepat setiap laporan masyarakat guna menjaga keamanan dan keselamatan selama periode mudik Lebaran 2026.
Komjen Pol Mohammad Fadil Imran menegaskan, respons cepat terhadap panggilan darurat 110 menjadi kunci utama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama saat mobilitas meningkat menjelang dan selama arus mudik. Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Sumedang, Selasa.
Advertisement
“Persoalan berikutnya adalah jika ada laporan melalui telepon layanan 110, kita harus pastikan panggilan darurat juga harus direspons cepat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini Polri tengah menjalankan tahapan pra-Operasi Ketupat 2026 sebagai bagian dari persiapan pengamanan nasional. Operasi utama dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, yakni mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
BACA JUGA
“Untuk Operasi Ketupat sendiri saat ini sedang tahap pelatihan, pelatihan pra-operasi,” katanya.
Fadil memastikan koordinasi dilakukan secara berjenjang dan terpadu, mulai dari Mabes Polri hingga tingkat Polres, termasuk dengan Direktorat Lalu Lintas di setiap wilayah.
“Kalau yang terkait dengan Polres, kalau terkait dengan rekayasa lalu lintas, nanti secara nasional ada Dirlantas. Kalau yang terkait dengan kuliah lintas, secara provinsi nanti akan Dirlantas. Karena itu pengaturan lintas tidak bisa sendiri-sendiri,” jelasnya.
Sejumlah jalur strategis mudik menjadi perhatian khusus, di antaranya jalur selatan, jalur Pantura menuju Jawa Barat dan Jawa Tengah, serta kawasan Cadas Pangeran yang dikenal sebagai titik krusial pergerakan kendaraan saat musim mudik Lebaran 2026.
Arahan pengamanan tersebut telah dibahas dalam rapat koordinasi di Mabes Polri yang dihadiri para Kepala Polisi Daerah (Kapolda), Kepala Biro Operasi (Karo-Ops), Direktur Lalu Lintas (Dirlantas), serta Kepala Polisi Resor (Kapolres) yang mengikuti secara daring, sebagai bagian dari penguatan kesiapan Operasi Ketupat 2026 dan optimalisasi layanan darurat 110 dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Selain itu, Polri menekankan seluruh personel di lapangan harus memastikan arus mudik Lebaran 2026 berlangsung aman dan tertib, dengan dukungan layanan darurat 110 yang siaga penuh guna menciptakan situasi kondusif bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
Advertisement
Advertisement









