Khofifah Beri Keringanan Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026
Pemprov Jawa Timur memberikan pembebasan denda dan keringanan pajak kendaraan bermotor selama 1–31 Agustus 2026. Simak rincian insentifnya.
Foto ilustrasi badai. - Dibuat menggunakan AI/Freepik
Harianjogja.com, CILACAP—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Jawa Tengah untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat dalam dua hari ke depan. Kondisi ini merupakan dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 90S yang terpantau di Samudra Hindia, selatan Banten dan Jawa Barat.
Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengatakan berdasarkan pembaruan pukul 07.00 WIB, Selasa, sirkulasi Bibit Siklon Tropis 90S meningkatkan suplai uap air ke wilayah selatan Pulau Jawa, termasuk Jawa Tengah.
“Walaupun berpeluang rendah menjadi siklon tropis, sistem ini tetap berdampak pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di Jateng,” ujarnya.
Wilayah Selatan dan Pegunungan Berpotensi Terdampak
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi secara bertahap, terutama di wilayah selatan, dataran tinggi, dan kawasan pegunungan.
Kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, hingga tanah longsor. Risiko meningkat di daerah bertopografi curam dan wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal.
Selain curah hujan, masyarakat juga diminta waspada terhadap peningkatan tinggi gelombang di perairan selatan Jawa Tengah.
Tinggi gelombang di Samudra Hindia selatan Jawa diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan pelayaran, khususnya bagi nelayan dan kapal berukuran kecil.
“Nelayan dan operator jasa pelayaran agar memperhatikan informasi prakiraan cuaca maritim sebelum melaut dan mengutamakan keselamatan,” kata Teguh.
Dua Bibit Siklon Lain Ikut Terpantau
Selain 90S, BMKG juga memantau dua bibit siklon tropis lainnya, yakni 92P di sekitar Teluk Carpentaria dan 93S di barat laut Australia.
Keduanya berpeluang rendah berkembang menjadi siklon tropis, namun tetap memengaruhi kondisi gelombang di sejumlah wilayah perairan Indonesia bagian timur dan selatan.
Bibit Siklon Tropis 92P berdampak pada peningkatan gelombang di Laut Arafuru. Sementara 93S berkontribusi terhadap gelombang tinggi di Laut Sawu dan Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara.
Meski demikian, dampak terhadap Jawa Tengah saat ini lebih dominan dipicu oleh Bibit Siklon Tropis 90S.
BMKG memprakirakan dinamika atmosfer yang cukup aktif ini berlangsung hingga Rabu (4/3) pukul 07.00 WIB.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada serta terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi guna mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem di wilayah Jateng,” kata Teguh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemprov Jawa Timur memberikan pembebasan denda dan keringanan pajak kendaraan bermotor selama 1–31 Agustus 2026. Simak rincian insentifnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 2 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 2 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Siaran langsung Chelsea vs AC Milan di TVRI, 8 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB. Tiket mulai Rp858 ribu. Catat jadwalnya!
Timnas Voli Putri Indonesia kalah 1-3 dari Vietnam di SEA V Cup Women 2026. Blok kurang solid dan banyak eror jadi penyebab. Lawan Filipina selanjutnya.
Pembiayaan UMKM di DIY dinilai perlu difokuskan pada usaha produktif dan prospektif. Penyaluran KUR hingga Juni 2026 mencapai Rp2,74 triliun kepada 48.290 debit