Advertisement

Pemerintah Beli 10 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Lokal Hingga Akhir 2022

Szalma Fatimarahma
Selasa, 08 November 2022 - 19:47 WIB
Bhekti Suryani
Pemerintah Beli 10 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Lokal Hingga Akhir 2022 Petugas menyuntikkan vaksin pada Peluncuran dan Penyuntikan Perdana Vaksin IndoVac di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). ANTARA FOTO - Dhemas Reviyanto

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana untuk membeli 10 juta dosis vaksin Covid-19 buatan dalam negeri hingga akhir 2022. 
 
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menuturkan 10 juta dosis vaksin Covid-19 tersebut terdiri dari 5 juta dosis Inavac dan 5 juta dosis vaksin Indovac.
 
“November ini kita harapkan ada 5 juta dosis vaksin dalam negeri yang bisa kita pakai dan Desember juga ada 5 juta lagi, sehingga total vaksin yang akan dibeli dan dimanfaatkan adalah 10 juta dosis,” kata Budi dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (8/11/2022). 
 
Budi menambahkan, vaksin Covid-19 buatan dalam negeri tersebut sebagian besar diperuntukan bagi kebutuhan vaksin Covid-19 dosis booster. 

BACA JUGA: Canggih! Lampu APILL di Jogja Akan Otomatis Hijau saat 2 Kendaraan Ini Lewat

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Berdasarkan rencana suplai vaksin yang dipaparkan Budi, pemerintah berencana membeli vaksin Inavac sebanyak 1,5 juta dosis dan Indovac sebanyak 3,6 juta dosis pada November 2022.
 
Sementara itu, pada Desember 2022, pemerintah kembali berencana membeli vaksin Inavac dan Indovac masing-masing sebanyak 3,5 juta dosis dan 1,4 juta dosis, sehingga total pembelian hingga akhir 2022 sebanyak 10 juta dosis. 
 
Adapun, penggunaan vaksin Covid-19 produksi dalam negeri memang menjadi pilihan vaksin yang akan diprioritaskan oleh pemerintah. 
 
Hingga saat ini, Indonesia setidaknya telah memiliki dua jenis vaksin Covid-19 yang telah melewati seluruh uji klinis vaksin yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kedua vaksin tersebut adalah vaksin Inavac dan Indovac. 
 
Inavac sendiri merupakan jenis vaksin dengan platform inactivated virus yang dikembangkan oleh Universitas Airlangga bekerja sama dengan PT Biotis Pharmaceutical Indonesia. 
 
Sementara itu, vaksin Indovac merupakan jenis vaksin yang diproduksi oleh PT Bio Farma yang dan Baylor College of Medicine. Vaksin ini juga sudah memperoleh izin penggunaan darurat (EUA) dari BPOM pada 3 November 2022.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Digitalisasi Pelayanan Publik Sleman: Cepat, Mudah, dan Praktis 

Sleman
| Kamis, 01 Desember 2022, 21:17 WIB

Advertisement

alt

Asyik! Kawasan Groundsill Opak Bakal Jadi Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru

Wisata
| Kamis, 01 Desember 2022, 19:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement