Advertisement

Sebut Sambo Polisinya Polisi, Pihak Hendra Kurniawan: Siapa Berani Bantah?

Lukman Nur Hakim
Kamis, 27 Oktober 2022 - 21:27 WIB
Bhekti Suryani
Sebut Sambo Polisinya Polisi, Pihak Hendra Kurniawan: Siapa Berani Bantah? Terdakwa kasus merintangi penyidikan atau 'obstruction of justice' pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Hendra Kurniawan (tengah) bersiap untuk menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (27/10/2022). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan delapan orang saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat - nym.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Pengacara hukum terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria, Henry Yosodiningrat menyinggung peran mantan Kadiv Propam, Ferdy Sambo.

Henry menerangkan bahwa sebelum kasus pembunuhan Brigadir J terkuak, kekuasaan Sambo sangat besar. Sambo, kata dia, merupakan polisinya polisi sehingga Hendra Cs tidak berkutik ketika diperintah oleh atasannya tersebut.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Siapa yang berani membantah perintah Sambo gitu loh. Kadiv Propam, Kadiv Propam itu polisinya polisi," ujar Henry di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (27/10/2022).

Dia menjelaskan bahwa sepak terjang Hendra dan Agus dalam kasus Brigadir J tidak bisa dilepaskan dari Ferdy Sambo. Semuanya dilakukan atas perintah dan komando dari eks jenderal bintang dua tersebut.

“Ya poinnya semuanya sesuai dengan perintah. Perintah dari mana? Ferdy Sambo. Perintahnya itu seakan-akan mereka menerima perintah itu apa yang disampaikan Ferdy Sambo adalah peristiwa sebenarnya,” tuturnya.

Peran Hendra Kurniawan

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan bahwa Hendra Kurniawan mendapatkan telepon dari Ferdy Sambo untuk melihat CCTV yang berada di komplek Duren Tiga.

“Bro untuk pemeriksaan saksi - saksi oleh penyidik selatan di tempat bro aja ya! Biar tidak gaduh karena ini menyangkut Mbakmu, masalah pelecehan dan tolong cek CCTV komplek,” ucap Sambo yang dibacakan oleh JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2022).

BACA JUGA: Atlet Berprestasi di Bantul Jadi Korban Kekerasan Seksual Pelatihnya Sendiri

Advertisement

Diketahui, setelah mendapatkan telepon tersebut, sekitar pukul 08.00 WIB, Hendra Kurniawan menelpon saksi Ari Cahya Nugraha alias Acay yang merupakan tim CCTV pada saat kasus KM 50, akan tetapi tidak bisa terhubung.

Setelahnya, Acay menghubungi Agus Nur Patria Adi Purnama dan mengatakan ingin berbicara dengan Hendra Kurniawan. Dalam percakapan tersebut, Hendra Kurniawan menanyakan perihal pengecekan CCTV terhadap Acay.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Kejar Realisasi Penyerapan DAK Nonfisik, BKKBN DIY Lakukan Monev ke Kabupaten Sleman

Jogja
| Kamis, 08 Desember 2022, 09:57 WIB

Advertisement

alt

Jalan Layang Paling Membingungkan di Dunia, Perlu 10 Menit Keluar Kalau Salah Jalur

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement