Advertisement
Percobaan Pembunuhan Vladimir Putin, Begini Kronologinya
Presiden Rusia Vladimir Putin. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO—Presiden Rusia, Vladimir Putin, lolos dari percobaan pembunuhan. Sejak Rusia menginvasi Ukraina, Vladimir Putin menjadi sasaran utama pembunuhan dari berbagai pihak yang mendukung Ukraina.
Salah satu upaya untuk membunuh Vladimir Putin justru membuat putri sahabat Vladimir Putin meninggal dalam sebuah ledakan. Darya Dugin, putri dari salah satu filsuf kenamaan Rusia sekaligus sahabat Vladimir Putin, Aleksandr Dugin, kehilangan nyawa.
Advertisement
Darya Dugin meninggal pada 21 Agustus 2022 lalu akibat bom yang meledakkan mobilnya. Darya Dugin adalah seorang jurnalis dan komentator terkemuka yang mendukung invasi Rusia.
Aleksandr Dugin adalah seorang ideolog ultra-nasionalis terkemuka yang diyakini dekat dengan presiden Rusia, Vladimir Putin. Bahkan Dugin disebut-sebut sebagai salah satu "Otaknya" Putin.
BACA JUGA: Jumat-Sabtu TPST Piyungan Tutup, Warga Sleman Diminta Tahan Buang Sampah
Dilansir dari Mirror, Vladimir Putin dikabarkan kembali mendapat insiden percobaan pembunuhan belum lama ini.
Limusin yang dikendarai Putin diduga diserang oleh "ledakan keras" di roda depan kirinya yang diikuti oleh asap tebal. Insiden tersebut terjadi tengah pekan ini.
Namun, Vladimir Putin berhasil keluar dari mobilnya dan selamat dari insiden yang diduga cobaan pembunuhan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Advertisement
Berita Populer
- Piche Kota Jebolan Indonesia Idol Ditahan Polisi Kasus Asusila
- Angkutan Lebaran 2026 Dimulai, Daop 6 Layani 25.844 Penumpang
- APBN 2026 Defisit Rp135,7 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya
- Guru PNS di Kota Jogja Jadi Tersangka Pelecehan Siswi SLB
- Karyawan PT Freeport Tewas Ditembak di Grasberg Mimika
- Darurat Mental, 700.000 Anak Indonesia Alami Depresi dan Cemas
- Strategi Efisiensi, Industri Otomotif Eropa Kompak Gelar PHK Massal
Advertisement
Advertisement








