Advertisement
Longsor Proyek PLTA Upper Cisokan, BPBD Pastikan Nihil Korban
Longsor di proyek PLTA Upper Cisokan Bandung Barat dipastikan tanpa korban jiwa, BPBD lakukan peninjauan lokasi. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG BARAT—Peristiwa longsor di proyek PLTA Upper Cisokan dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Barat menyebut kondisi di lokasi masih terus dipantau untuk mengantisipasi potensi dampak lanjutan.
Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Asep Sehabbudin, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kecamatan Rongga terkait kejadian tersebut. Longsor yang terjadi di area proyek PLTA Upper Cisokan dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
Advertisement
“Betul (kejadian longsor tersebut), berdasarkan informasi dan koordinasi dengan Camat Rongga tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut," jelasnya di Bandung Barat, Jumat.
BPBD juga berencana melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi terkini sekaligus mengantisipasi potensi risiko susulan. Langkah ini akan melibatkan berbagai unsur terkait, termasuk pemerintah kecamatan dan pengelola proyek.
BACA JUGA
Peninjauan dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya guna memetakan dampak longsor serta memastikan keamanan area proyek dari potensi bahaya lanjutan.
"Kami juga dari BBPD segera menerjunkan anggota besok hari guna meninjau lokasi,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Rongga, Asep Badrup, mengungkapkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi diduga menjadi pemicu utama longsor di kawasan tersebut. Kejadian terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat kondisi cuaca ekstrem melanda wilayah itu.
“Memang hujan cukup besar sehingga diduga memicu kejadian longsor, kejadiannya sekitar jam 2 lebih, Sudah kami pastikan tidak ada korban karena kebetulan hari ini memang libur kerja," ujarnya.
Ia menjelaskan, lokasi longsor berada di tebing yang dikenal warga sebagai Bukit Pasir Datar. Area tersebut berada di atas dua terowongan air yang dirancang untuk mengalirkan air dari turbin menuju reservoir dalam proyek PLTA.
"Titik longsornya di area proyek tunnel. Area CTY atau TTo Tailrace Tunnel Outlet," tandasnya.
Sebagai informasi, proyek PLTA Upper Cisokan terletak di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan jarak sekitar 50–60 kilometer dari pusat pemerintahan di Padalarang. Hingga kini, proses pemantauan masih terus dilakukan untuk memastikan kondisi tetap aman, terutama setelah hujan deras yang berpotensi kembali terjadi di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
Advertisement
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Tertabrak Kereta di Grobogan, 4 Tewas Termasuk Anak Balita
- Aksi Celurit Berujung Kecelakaan di Moyudan, Satu Remaja Diamankan
- Aksi May Day di Jogja Dibatasi, Massa Tak Bisa ke Titik Nol
- IKA FK Unsri Kawal Kasus Dokter Internship Meninggal, Ini Alasannya
- DPR Usul SPT Pribadi Diperpanjang hingga Mei 2026
- May Day Sleman Meriah, Ada Cukur Gratis untuk Pekerja
- Kebijakan Baru Prabowo di Hari Buruh, Dari Desa hingga Driver Online
Advertisement
Advertisement








