Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, WONOGIRI — Seorang pria lanjut usia inisial, MRN, 59, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di gubuk tengah sawah di Dusun Blimbing, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Kamis (25/8/2022). Korban nekat mengakiri hidup dengan gantung diri lantaran diduga memiliki masalah internal dengan keluarga.
Korban yang berprofesi sebagai petani itu sempat tidak pulang ke rumah selama dua hari sebelum melakukan bunuh diri. Korban berangkat ke sawah pada pukul 04.30 WIB untuk memupuk tanaman padi.
Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto, melalui Kasubsi Penmas Polres Wonogiri, Aiptu Iwan Sumarsono, mengatakan korban ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di gubuk sawah oleh istri, SKM dan anaknya, IK.
Semula, istri dan anak korban menyusul ke sawah berencana membantu memupuk tanaman padi, pukul 07.30 WIB. Sampai di sawah, istri dan anak korban terperanjat kaget melihat MRN sudah meninggal dunia dengan gantung diri menggunakan tali tambang plastik di gubuk sawah. Sontak, SKM dan IK berteriak histeris dan meminta tolong kepada warga sekitar.
“Mendengar hal itu, warga sekitar segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Namun tidak berani mendekati korban. Akhirnya warga melaporkan kejadian nahas tersebut ke perangkat desa dan Polsek Ngadirojo,” kata Iwan, Kamis (25/8/2022).
Anggota Polsek Ngadirojo, Tim Kesehatan Puskesmas Ngadirojo, dan Tim Inafis Polres Wonogiri mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan.
MRN murni melakukan tindakan bunuh diri dibuktikan dengan ditemukannya ciri-ciri orang bunuh diri dengan gantung diri. Hal itu seperti terdapat bekas lilitan tali di leher, lebam di punggung kanan dan kiri, lidah terkunci gigi, dan keluar cairan sperma dari alat kelamin.
“Korban gantung diri itu diduga karena ada permasalahan keluarga. Sebelum meninggal dunia, korban tidak pulang ke rumah selama dua hari. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menuntut tindakan autopsi,” kata dia.
Berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan hal serupa. Bila Anda atau teman Anda menunjukkan adanya gejala depresi yang mengarah ke bunuh diri, silakan menghubungi psikolog atau layanan kejiwaan terdekat. Anda juga bisa menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes di 1500-567.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Polri menelusuri aliran dana di balik kasus 72 tersangka pembakar hutan di Sumatra dan Kalimantan dengan menggandeng PPATK.
Seluruh wilayah DIY masuk kategori awas karhutla pada 23-29 Agustus 2026. BMKG meminta masyarakat mewaspadai kebakaran saat musim kemarau.
Kemenhaj membuka seleksi petugas haji 1448 H/2027 M mulai 25 Agustus 2026. Simak formasi, syarat, tahapan, dan jadwalnya.
Tahun ini, cerita tersebut menjadi bagian dari perjalanan Fatma Jati Kirana, siswi kelas XI D MAN 5 Sleman, yang terpilih sebagai anggota Pasukan 8 Paskibraka
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut negaranya menghadapi perang skala penuh di tengah sanksi baru Amerika Serikat.