Advertisement
Erupsi Gunung Ibu, Badan Geologi Perluas Radius Aman Warga
Seorang warga melihat erupsi dari kawah Gunung Ibu terlihat dari Desa Duono, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. ANTARA FOTO/Andri Saputra/foc - pri.
Advertisement
Harianjogja.com, MALUKU—Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperluas rekomendasi pembatasan aktivitas warga menyusul kembali terjadinya erupsi Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Kamis (26/2/2026) sore.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menjelaskan erupsi tersebut memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 400 meter di atas puncak gunung atau setara kurang lebih 1.725 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Advertisement
Kolom abu vulkanik teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang. Arah sebaran abu condong ke timur laut, mengikuti pola angin saat kejadian.
Berdasarkan pengamatan instrumental, aktivitas erupsi Gunung Ibu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 28 milimeter dan durasi sekitar 48 detik. Data tersebut mengindikasikan adanya pelepasan energi vulkanik dalam waktu relatif singkat.
BACA JUGA
Meski demikian, Badan Geologi masih menetapkan status aktivitas Gunung Ibu berada pada Level II atau Waspada. Namun masyarakat diminta tidak beraktivitas di dalam radius dua kilometer dari kawah aktif.
Selain itu, pembatasan juga diperluas secara sektoral hingga sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara gunung. Area tersebut dinilai memiliki potensi bahaya lebih tinggi apabila terjadi peningkatan aktivitas lanjutan.
Lana Saria menegaskan warga di sekitar Gunung Ibu disarankan selalu menggunakan masker dan kacamata pelindung guna meminimalkan risiko gangguan pernapasan serta iritasi mata akibat paparan abu vulkanik.
Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi terkait aktivitas gunung api tersebut.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diminta terus menjalin koordinasi intensif dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung serta Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici. Langkah ini penting untuk memastikan pembaruan informasi kebencanaan dan upaya mitigasi dapat berjalan optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
- Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
- Sekjen Kemenaker Diperiksa KPK soal Kasus Sertifikat K3
Advertisement
Survei Jalur Mudik DIY, 90 Persen Jalan Mantap namun Masih Ada Lubang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Bripda MS Tual: Ahmad Sahroni Desak Proses Hukum Tuntas
- Kadin Sleman Gandeng LKP Perkuat SDM dan Wirausaha
- PSEL Bantul Ditarget Operasi 2028, Pemkab Siapkan Anggaran Rp5 Miliar
- Real Madrid vs Benfica, Misi Tuntas di Santiago Bernabeu
- Perbaikan 11 Ruas Jalan dan 3 Jembatan Sleman Diperbaiki Usai Lebaran
- Duel Hidup-Mati Atalanta vs Dortmund di Play-off Liga Champions
- Bulog Pastikan Harga Beras dan Minyakita di DIY Stabil Jelang Lebaran
Advertisement
Advertisement








