Advertisement

Sentilan Pedas Politisi Gerindra ke Kapolri: Misteri KM 50 Lebih Hebat dari Kasus Brigadir J

Surya Dua Artha Simanjuntak
Rabu, 24 Agustus 2022 - 21:57 WIB
Bhekti Suryani
Sentilan Pedas Politisi Gerindra ke Kapolri: Misteri KM 50 Lebih Hebat dari Kasus Brigadir J Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022). Rapat tersebut membahas terkait kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar - rwa.\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra Romo Muhammad Syafii menyatakan bahwa misteri kasus KM 50 jauh lebih hebat daripada kasus pembunuhan Brigadir Yosua alias Brigadir J.

Sebagai informasi, kasus KM 50 merujuk pada peristiwa penembakan Laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta - Cikampek oleh polisi beberapa waktu lalu. Ferdy Sambo, yang diduga otak utama pembunuhan Brigadir J, diketahui juga menangani kasus KM 50.

"Misteri KM 50 lebih hebat dibanding kematian [Brigadir] J," ujar Romo Syafi'i saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Rabu (24/8/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Apalagi, lanjut Romo, ada rumor mobil di tempat kejadian KM 50 juga ada di peristiwa penembakan Brigadir J. Selain itu, menurutnya, masih banyak misteri peristiwa KM 50 yang belum terungkap.

BACA JUGA: Perwira Peraih Adhi Makayasa Diperiksa dan Dicopot Gara-Gara Kasus Sambo

"CCTV rusak tapi tidak ada penjelasan. Lokasi dihilangkan. Itu penghilangan barang bukti," jelasnya.

Dia pun meminta Kapolri agar mengaudit Satgasus Merah Putih pimpinan Ferdy Sambo, yang diduga terlibat dalam peristiwa KM 50, bukan hanya dibubarkan. Selain itu, dia juga tak ingin pengurus Satgasus ada lagi di tubuh Polri.

Dia mengingatkan, audit diperlukan untung memperjelas aliran uang Satgasus. Dengan begitu, dia berharap didapat hubungan Satgasus ke peristiwa KM 50.

"Mungkin dengan audit kita bisa lihat benang merah Satgasus dengan KM 50," ujarnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Profil Samekto Wibowo, Guru Besar UGM yang Meninggal Setelah Terseret Ombak di Gunungkidul

Gunungkidul
| Minggu, 25 September 2022, 08:47 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Pendekar Roti Kolmbeng Terakhir di Jogja

Wisata
| Sabtu, 24 September 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement