Kapal Migran Dikabarkan Terbalik di Lepas Pantai Suriah, 61 Orang Tewas
Kapal terbalik di lepas pantai Suriah menewaskan sedikitnya 61 orang yang merupakan migran dan pengungsi.
Para pendukung Presiden Donald Trump menyerbu Gedung Kongres AS, Capitol, di Washington, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2020), dan bentrok dengan polisi selama demonstrasi untuk menghadang pengesahan hasil Pemilihan Presiden AS 2020 oleh Kongres./Antara/Reuters-Shannon Stapleton
Harianjogja.com, JAKARTA--Seorang pria bersenjata melakukan aksi bunuh diri setelah menerobos barikade dekat gedung Kongres Amerika Serikat (US Capitol) di Washington DC dengan menggunakan mobilnya dan melepaskan beberapa tembakan ke udara.
Aparat keamanan menyatakan belum mengetahui motif tindakan pria itu, meskipun mereka mengatakan tidak ada indikasi dia menargetkan anggota Kongres mana pun yang sedang istirahat pada saat itu.
Pria, yang diidentifikasi sebagai Richard Aaron York III, 29, menabrakkan mobilnya ke barikade di East Capitol dan Second street, menurut sebuah pernyataan pers dari polisi Capitol seperti dikutip TheGuardian.com, Senin (15/8/2022).
Saat dia keluar dari mobilnya, kendaraannya dilalap api. York mulai menembakkan pistol beberapa kali ke udara sehingga membuat petugas polisi untuk mendekatinya.
York menembak dirinya sendiri saat petugas mendekat, menurut polisi Capitol. Akan tetapi tidak ada orang lain yang terluka.
Baca juga: Diduga Tembakkan Air Gun di Apartemen Malioboro City, Tiga Orang Diperiksa Polisi
"Saat ini, tampaknya pria itu tidak menargetkan anggota Kongres mana pun yang sedang istirahat, dan tampaknya petugas tidak menembakkan senjata mereka," kata polisi.
Penyelidik sedang menyelidiki latar belakang York dan belum mengungkapkan temuan awal apa pun.
Peristiwa hari Minggu bagi sebagian orang mengingatkan pada kematian petugas polisi Capitol pada April 2021, Billy Evans, yang terbunuh ketika seorang pria Virginia menabrakkan mobilnya ke barikade gedung itu.
Selanjutnya, pada tahun 2013, polisi Capitol menembak dan membunuh seorang wanita Connecticut di dekat pos pemeriksaan fasilitas setelah dia menabrakkan mobilnya ke barikade Gedung Putih dan melarikan diri ke Pennsylvania.
Pengemudi di masing-masing kasus itu memiliki penyakit mental, menurut laporan Politico dalam buletinnya.
Kasus hari Minggu juga terungkap di tengah ketegangan politik yang tinggi di ibu kota negara dan sekitarnya setelah FBI menggeledah rumah mantan presiden Donald Trump di Florida pada 8 Agustus.
Trump sedang diselidiki atas potensi pelanggaran Undang-Undang Spionase serta menghalangi keadilan atas dugaan kesalahan penanganan dokumen rahasia. Penggeledahan tersebut membuat marah para komentator dan politisi konservatif yang masih mendukung mantan presiden tersebut.
Mereka berusaha menggambarkan episode tersebut sebagai peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya dan terlalu dipolitisasi. Padahal ada surat perintah penggeledahan yang disetujui secara hukum sebagai inti dari kasus tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Kapal terbalik di lepas pantai Suriah menewaskan sedikitnya 61 orang yang merupakan migran dan pengungsi.
Orang tua diingatkan waspadai risiko game online seperti Minecraft, Roblox, dan Fortnite yang berpotensi jadi sarana kejahatan terhadap anak.
Aston Villa juara Liga Europa 2026 usai mengalahkan Freiburg 3-0. Pangeran William menangis haru di tribun stadion.
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
BTS dipastikan tampil di American Music Awards 2026 dan membawa tiga nominasi bergengsi termasuk Artist of the Year.
Kehadiran Megawati Hangestri membuat followers Instagram Hyundai Hillstate melonjak hingga tembus 150 ribu.