Advertisement

Kronologi Lengkap dan Penyebab Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Cibubur

Lukman Nur Hakim
Kamis, 21 Juli 2022 - 11:37 WIB
Budi Cahyana
Kronologi Lengkap dan Penyebab Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Cibubur Sejumlah kerabat dan warga melakukan aksi tabur bunga di Jalan Transyogi, Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (20/7/2022). - Antara/Asprilla Dwi Adha

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Truk PT Pertamina (Persero) berpelat nomor B 9598 E menabrak pengendara sepeda motor dan mobil sehingga menewaskan 10 orang di CBD seberang Citra Grand, Cibubur-Cileungsi.

Kecelakaan ini terjadi di Jalan Alternatif Cibubur atau Jalan Transyogi, Cibubur, Bekasi, Senin (18/7/2022) sore. Terdapat beberapa fakta yang terjadi pada kecelakaan maut truk Pertamina di lampu merah CDB jalan alternatif Cibubur.

Advertisement

Berikut fakta kecelakaan maut truk Pertamina di Cibubur:

1. Terjadi di Jalanan Menurun

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menjelaskan awal mula kecelakaan. Truk pertamina berjalan dari arah Cibubur menuju Cileungsi.

Truk tersebut melewati jalan menurun. Di depannya, lampu merah menyala dan sejumlah kendaraan sedang berhenti. Saat itu, terdapat satu kendaraan roda empat dan 10 kendaraan roda dua.

“Struktur jalan menurun sepanjang 150-200 meter di ujung ada lampu merah. Di situ saat lampu merah berhenti kendaraan mendorong dari belakang,” ujar Latif kepada wartawan, Senin (18/7/2022).

2. Rem Truk Tidak Berfungsi atau Blong

Kecelakaan ini disinyalir karena rem blong pada truk Pertamina. Sebab, tidak ada bekas jejak rem di sekitar jalan tempat tabrakan maut.

“Kalau kami cek di lapangan ini sementara belum ada bekas rem. Tapi untuk lebih lanjut kami akan melakukan pemeriksaan kendaraan ini dengan teknisi,” tutur Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman, Senin (17/7/2022).

Anggota TNI AL membawa peti jenazah korban kecelakaan di Bekasi di RS Polri Kramat Jati, Senin malam (18/7/2022). ANTARA/Yogi Rachman/aa.

3. Pertamina Minta Maaf

Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Regional Jawa Bagian Barat (JBB), Eko Kristiawan menyampaikan permohonan maafnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia di dalam insiden kecelakaan tersebut.

"Kami menyampaikan permohonan maaf dan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga. Kami akan bertanggungjawab penuh atas peristiwa itu," tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta.

Menurut Eko, pihaknya sudah menyerahkan kasus kecelakaan beruntut itu kepada kepolisian untuk diusut tuntas. Selain itu, Eko juga berjanji bakal mengupayakan penanganan maksimal kepada para korban.

"Penyebab kecelakaan sedang diinvestigasi oleh pihak yang berwenang," katanya.

Kerabat korban melakukan aksi tabur bunga di Jalan Transyogi, Cibubur, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (20/7/2022). Aksi tabur bunga tersebut sebagai bentuk duka cita atas meninggalnya 11 orang korban kecelakaan maut di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa.

4. Sopir dan Kernet Tersangka

Polisi telah menetapakan dua tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang melibatkan truk tangki Pertamina di Jl Alternatif Cibubur.

Kabid Humas Polda Metro Kombes Endra Zulpan mengatakan dua orang tersangka ini merupakan supir dan kernet truk tangki Pertamina.

“Penyidik dari Subdit Gakum Ditlantas Polda Metro dan Satlantas Polres Bekasi Kota telah menetapkan kedua orang tersangka, pertama terhadap saudara Supadi [sopir] dan yang kedua adalah saudara Kasiran [kernet],” ujar Zulpan di Polda Metro, Selasa (19/7/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Tengok Pekarangan, Warga di Gunungkidul Malah Dicurigai Hendak Culik Anak

Gunungkidul
| Minggu, 29 Januari 2023, 16:47 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement