Prabowo Janji Dana untuk Kabupaten dan Provinsi Bakal Bertambah di 2027
Presiden Prabowo Subianto berjanji meningkatkan aliran dana ke kabupaten dan provinsi pada 2027 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Presiden Joko Widodo/Antara-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta vaksinasi booster dipercepat karena puncak kasus Covid-19 varian BA4 dan BA5 di Tanah Air diprediksi terjadi pada pekan depan.
"Kita tahu kasus per 3 Juli kemarin ada sebanyak 1.614 kasus dan diprediksi puncak kasusnya akan berada pada Juli ini, di minggu kedua atau minggu ketiga," ujarnya dalam rapat terbatas membahas evaluasi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Istana Kepresidenan, Senin (4/7/2022).
BACA JUGA: Sultan Siap Terjun Damaikan Pihak Bertikai di Babarsari
Jokowi mengatakan capaian vaksinasi penguat (booster) di tingkat nasional baru mencapai 24,5 persen dari target yang ditetapkan.
Oleh sebab itu, dia meminta vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster terus digencarkan.
Dia ingin vaksinasi booster ditingkatkan di daerah-daerah yang memiliki tingkat interaksi antarwarga tinggi. Jokowi memerintahkan Polri, TNI, BNPB, dan Kementerian Kesehatan untuk melakukan itu.
"Ini penting karena kita tidak mau pengendalian Covid-19 ini bisa mengganggu ekonomi kita," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Presiden Prabowo Subianto berjanji meningkatkan aliran dana ke kabupaten dan provinsi pada 2027 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Veda Ega Pratama menerima empat hukuman di Moto3 2026, mulai dari Long Lap Penalty hingga penalti turun enam posisi start.
Polda DIY memperkuat Satgas Pagar untuk mencegah premanisme, kejahatan jalanan, tawuran, hingga perusakan fasilitas umum.
Apple dirumorkan menggabungkan fungsi Action Button dan Camera Control pada iPhone keluaran paruh kedua 2027.
Cek syarat TOEFL LPDP 2026 untuk magister dan doktor, pilihan tes bahasa Inggris, masa berlaku sertifikat, serta pengecualian LoA.
Toto Wolff mengkritik sikap pembalap MotoGP terkait GP Qatar 2026 dan mendukung keputusan manajemen kejuaraan melanjutkan balapan.