Advertisement

Tagar Aksi Cepat Tilap Viral di Twitter, Ini Profil dan Struktur ACT

Setyo Aji Harjanto
Senin, 04 Juli 2022 - 17:57 WIB
Bhekti Suryani
Tagar Aksi Cepat Tilap Viral di Twitter, Ini Profil dan Struktur ACT Tim medis dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) membawa dua korban peluru karet ke Rumah Sakit Pelni, Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu dini hari (22/05/2019). - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Aksi Cepat Tanggap (ACT) hangat diperbincangkan di media sosial twitter.

Banyak tagar bermunculan mulai dari 'Aksi Cepat Tilap', hingga 'Jangan Percaya ACT'. Dilansir dari laporan Tempo, Yayasan yang bergerak di bidang kemanusiaan ini disebut-sebut menyelewengkan duit donasi umat.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Disebutkan juga bahwa petinggi ACT memperoleh gaji hingga ratusan juta.

Lantas bagaimana profil ACT?

Dilansir dari laman resmi act.id, ACT didirikan pada 21 April 2005, sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan.

Kegiatan ACT meliputi tanggap darurat bencana, program pemulihan pascabencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, serta program berbasis spiritual seperti kurban, zakat dan wakaf.

"ACT didukung oleh donatur publik dari masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap permasalahan kemanusiaan dan juga partisipasi perusahaan melalui program kemitraan dan Corporate Social Responsibility (CSR)," tulis ACT dalam laman resminya, dikutip Senin (4/7/2022).

Dalam laman resmi ACT mengaku secara rutin memberikan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik kepada donatur dan pemangku kepentingan lainnya.

Advertisement

BACA JUGA: Enam Motor Terbakar pada Kerusuhan di Babarsari

Laporan keuangan ini, tulis ACT, juga dipublikasikan ke media massa.

Pada 2012, ACT mulai menjadi lembaga kemanusiaan global, dengan jangkauan aktivitas yang lebih luas.

Advertisement

Pada skala lokal, ACT mengembangkan jejaring ke semua provinsi baik dalam bentuk jaringan relawan dalam wadah MRI (Masyarakat Relawan Indonesia) maupun dalam bentuk jaringan kantor cabang ACT.

Sampai saat ini, aktivitas program ACT menjangkau 30 provinsi dan 100 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Pada skala global, ACT mengembangkan jejaring dalam bentuk representative person sampai menyiapkan kantor ACT di luar negeri.

Jangkauan aktivitas program global sudah sampai ke 22 Negara di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Indocina, Timur Tengah, Afrika, Indochina dan Eropa Timur.

"Wilayah kerja ACT di skala global diawali dengan kiprah dalam setiap tragedi kemanusiaan di berbagai belahan dunia seperti bencana alam, kelaparan dan kekeringan, konflik dan peperangan, termasuk penindasan terhadap kelompok minoritas berbagai negara," tulis ACT.

Advertisement

Struktur manajemen ACT:

Dewan Pembina

Ketua : N Imam Akbari

Anggota :

Advertisement

Bobby Herwibowo, Lc

Dr Amir Faishol Fath, Lc, MA

Hariyana Hermain

Dewan Pengawas

Advertisement

Ketua : H Sudarman, Lc

Anggota : Sri Eddy Kuncoro

Pengurus

Ketua : Ibnu Khajar

Sekretaris : Sukorini

Bendahara : Echwan Churniawan

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Dihadiri Kiai hingga Menteri, Sibakul Local Fest Targetkan Rp2,5 Miliar

Jogja
| Rabu, 30 November 2022, 12:47 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement