Advertisement

Investasi Rp148,9 Triliun, 9 Proyek Jalan Tol Siap Dilelang, Salah Satunya Cilacap-Yogyakarta

Muhammad Ridwan
Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:37 WIB
Arief Junianto
Investasi Rp148,9 Triliun, 9 Proyek Jalan Tol Siap Dilelang, Salah Satunya Cilacap-Yogyakarta Ilustrasi. Pekerja beraktivitas di proyek jalan tol Trans Sumatra ruas Padang - Pekanbaru Seksi Padang - Sicincin yang hingga kini progresnya baru mencapai 37,989 persen dari panjang pengerjaan 36,2 kilometer, Sabtu (13/3/2021). - Bisnis/Noli Hendra

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Proyek sembilan ruas jalan tol dengan total investasi Rp148,9 triliun siap dilelang. Salah satunya adalah Jalan Tol Cilacap-Yogyakarta.

Selain Jalan Tol Cilacap Yogyakarta, proyek jalan tol lainnya yang juga siap dilelang antara lain Jalan Tol Bandara Supadio-Kijing, Jalan Tol Akses IKN, Jalan Tol Samarinda-Bontang, Jalan Tol Cibadak-Pelabuhan Ratu, Jalan Tol Tuban-Babat-Lamongan-Gresik, Jalan Tol Malang-Kepanjen, Jalan Tol Demak-Tuban, dan Jalan Tol Bandung Intra Urban Toll Road.

BACA JUGA: Pemkab Sragen Kini Punya Tiga RSUD

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Herry Trisaputra Zuna mengatakan dari total nilai investasi Rp148,9 triliun, belum termasuk untuk proyek Jalan Tol Bandara Supadio-Kijing dan Jalan Tol Akses IKN.

"Ke depan kalau kami lihat ratio yang solicited dan unsolicited terlihat akan ada pergeseran," ujarnya dalam diskusi Market Update Penyelenggaraan Jalan Tol 2021-2022, Jumat (24/6/2022).

Herry menuturkan, keinginan badan usaha untuk memprakarsai proyek-proyek jalan tol ke depan sudah mulai cenderung menurun. Hal itu disebabkan oleh proses pengadaan tanah yang masuk dalam satu paket dengan pengerjaannya.

Kendati demikian, pemerintah akan terus mendorong proyek-proyek yang memiliki tingkat kelayakan yang baik untuk bisa dilakukan dengan pengusahaan prakarsa. Menurutnya, pemerintah akan terus memitigasi risiko-risiko dalam proyek jalan tol.

"Pertanyaan justru skema apa yang bisa kita dorong tetap ada prakarsa namun tidak memindahakan risiko ke badan usaha," ungkapnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

DPRD Kulonprogo Godok Raperda Pembangunan Kepemudaan, Dinilai Jadi Akselerasi Kemajuan Daerah

Kulonprogo
| Selasa, 27 September 2022, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement