Musim Flu Datang Lebih Cepat di Jepang, Ribuan Kasus Terdeteksi dalam Sepekan
Jepang resmi memasuki musim flu 2026 lebih awal. Sebanyak 4.094 kasus terdeteksi dalam sepekan, menjadikannya awal musim flu tercepat kedua sejak 1999.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SRAGEN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen resmi memiliki tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Hal ini menyusul diresmikannya, Rumah Sakit Sukowati Tangen (RSST) Sragen oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Kamis (23/6/2022). RSTT Sragen melengkapi dua RSUD yang sebelumnya ada di Sragen yakni RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dan dr. Soeratno Gemolong.
Keberadaan RSST Sragen tipe D di Jalan Raya Tangen-Gesi, atau Dukuh Brakbunder, Desa Katelan, Kecamatan Tangen ini diharapkan semakin mendekatkan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama yang tinggal di daerah pinggiran Sragen Utara dan sekitarnya.
Bupati Yuni mengatakan, alasan dipilih Tangen sebagai lokasi RSUD yang baru, karena sudah melalui study kelayakan bahwa Tangen bisa menjadi wilayah terbesar ketiga di Sragen setelah Sragen Kota dan Gemolong.
"Ini adalah cita-cita kami sejak menjabat periode pertama dan sejalan dengan visi dan misi program unggulan. Ternyata membangun rumah sakit juga tidak gampang, dimulai dari 2018 dan baru bisa selesai hari ini dan hari ini kita resmikan bersama sama hari ini," ujarnya, dikutip dari laman Pemkab Sragen, Jumat (24/6/2022).
Bupati Yuni menguraikan sampai saat ini total sudah ada 12 rumah sakit di Kabupaten Sragen. Dengan banyaknya rumah sakit ini menjadi keuntungan bagi masyarakat karena banyak pilihan untuk mendapatkan layanan terbaik di bidang kesehatan.
Untuk itu, Ia pun berpesan kepada manajemen RSST dan RSUD lainnya untuk senantiasa memperbaiki layanan yang baik untuk masyarakat.
"Kita semua bersaing secara sehat dengan rumah sakit swasta. Kalau rumah sakit negeri tidak bisa memberikan pelayanan yang terbaik, tentu akan kalah dari swasta," jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) Sragen, Hargiyanto, menerangkan pembangunan RSST Sragen ini melalui beberapa tahap yang dimulai sejak tahun 2018.
"Tahapan pertama dimulai dari pembebasan lahan seluas 8.141 meter persegi dan tahap kedua tahun 2019 mulai pembangunan gedung Intalasi Gawat Darurat (IGD)," terangnya.
Pada tahap ketiga tahun 2021 pembangunan gedung rawat inap dan rawat jalan dan pengadaan alat kesehatan. Kemudian, pada 2022 ini, dilanjutkan pembangunan pagar dan penataan lingkungan.
"Namun, hingga saat ini RSST Sragen masih dalam proses pembangunan penataan lingkungan yang ditargetkan selesai November tahun ini," lanjutnya.
Sementara RSST Sragen baru melayani rawat jalan dan rawat inap non-fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
"Setelah diresmikan, RSST bisa langsung menerima dan melayani pasien untuk berobat. Tapi belum bisa melayani BPJS karena masih menunggu akreditasi dan sebagainya. Mungkin November sudah bisa melayani BPJS," jelasnya.
Terkait Sumber Daya Manusia (SDM), saat ini sudah ada 75 orang yang bekerja di RSST Sragen. Terdiri atas dokter, perawat, sampai petugas kebersihan dan keamanan.
"Selain petugas kebersihan dan keamanan, semua berstatus pegawai negeri sipil (PNS)," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang resmi memasuki musim flu 2026 lebih awal. Sebanyak 4.094 kasus terdeteksi dalam sepekan, menjadikannya awal musim flu tercepat kedua sejak 1999.
Ford menarik kembali 4.955 unit Mustang produksi 2024-2026 karena masalah wiper dan windshield washer. Cek penyebab dan cara perbaikannya.
Pekerja China menang di pengadilan setelah dipecat karena pekerjaannya dinilai bisa digantikan AI. Perusahaan diwajibkan membayar kompensasi Rp686 juta.
Daftar 19 operasi yang ditanggung BPJS Kesehatan serta lima kondisi operasi yang tidak dijamin. Simak syarat dan prosedur mendapatkan tanggungan operasi.
Boy Thohir mengatakan program beasiswa KIKT dan YWBPI ke depan akan lebih fokus pada bidang kedokteran dan STEM untuk memperkuat SDM Indonesia.
PSIM Jogja menang 2-0 atas Deltras Sidoarjo dalam laga persahabatan sekaligus launching skuad dan jersey di Stadion Sultan Agung, Sabtu (29/8/2026).