Advertisement

Dirjen WHO Tedros Adanom Hadiri Pertemuan Pertama Menkes G20 di Jogja

Nancy Junita
Senin, 20 Juni 2022 - 08:17 WIB
Bhekti Suryani
Dirjen WHO Tedros Adanom Hadiri Pertemuan Pertama Menkes G20 di Jogja Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Tedros Adanom Ghebreyesus, hadir pada pertemuan pertama Menteri Kesehatan G20 (The 1st G20 Health Ministers Meeting) di Yogyakarta. - Dok. Kemenkes

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Tedros Adanom Ghebreyesus, hadir pada pertemuan pertama Menteri Kesehatan G20 (The 1st G20 Health Ministers Meeting).

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha, yang mengawali pertemuan dengan Tedros mengucapkan terima kasih atas kedatangan orang nomor satu di WHO tersebut.

Menurutnya, kedatangan Tedros pada acara 1st G20 Health Ministers Meeting (HMM)  menaruh harapan besar untuk mendukung pemulihan sistem kesehatan global yang lebih kuat dan tangguh pasca pandemi Covid-19.

“Dukungan dari WHO sangat luar bisa. Dengan beliau datang, harapan kami untuk Presidensi G20 bidang kesehatan bisa tercapai termasuk output dan outcomenya,” kata Kunta dikutip dari keterangan tertulis, Senin (20/6/2022).

Dia mengungkapkan, Tedros dijadwalkan hadir pada pembukaan The 1st G20 Health Ministers Meeting, Senin (20/6/2022), pukul 09.00 WIB di Yogyakarta.

Lebih lanjut, bahwa pertemuan HMM akan dilanjutkan dengan diskusi untuk membahas lebih intens 3 agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia.

BACA JUGA: Partai Besutan Amien Rais Jadikan Emak-Emak sebagai Motor Pemenangan di 2024

Diskusi turut melibatkan negara undangan khusus serta organisasi undangan khusus seperti CEO CEPI, Sekjen OECD, perwakilan World Bank, perwakilan GAVI, dan Direktur Eksekutif Global Fund dan GISAID.

Pertemuan ini akan dipimpin langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Sebagai pimpinan Presidensi G20 bidang kesehatan, kita akan membahas 3 isu prioritas yakni resiliensi sistem kesehatan global, harmonisasi protokol kesehatan, pendanaan penanganan pandemi, dan sharing jejaring laboratorium untuk genome sequensing,” ungkap Kunta.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

60 Komunitas Penanggulangan Bencana Peroleh Pembinaan BPBD Sleman

Sleman
| Sabtu, 02 Juli 2022, 14:07 WIB

Advertisement

alt

7 Makanan Indonesia Favorit Dunia

Wisata
| Sabtu, 02 Juli 2022, 11:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement