Advertisement
Haul 63 Tahun Eyang KH. R. Sahid Djogosentono Diperingati
Sambutan atau atur pambagyo oleh Pak Nugroho. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, SUKOHARJO--Kelompok Usaha Divisi Bisnis dan Pendidikan wilayah Jateng & DIY memperingati haul ke-63 Eyang KH. R. Sahid Djogosentono. Beliau merupakan leluhur dari almarhum Prof. Dr. H. Sukamdani Sahid Gitosardjono.
Berdasarkan rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (4/5/2022), peringatan yang rutin di gelar setiap setahun sekali ini kembali dilaksanakan di Makam Jetis, Sukoharjo pada Rabu. Sayangnya, sudah dua tahun terakhir ini kegiatan tersebut ditiadakan lantaran adanya pandemi Covid-19.
Advertisement
Kegiatan tersebut dihadiri oleh putra-putri almarhum Sukamdani Sahid Gitosardjono, pejabat setempat, serta keluarga besar Eyang Djogosentono.
Adapun tema yang diambil setiap tahunnya adalah Birul Wali Dain yang artinya berbakti kepada kedua orang tua.
Setelah sejumlah sambutan, acara tersebut dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, pembacaan doa dan tahlil yang diikuti oleh semua tamu undangan serta para santri.
Diketahui, K.H.R. Sahid Djogosentono merupakan ayahanda Prof. Dr. H. Sukamdani Sahid Gitosardjono.
K.H.R Sahid Djogosentono meninggal dunia pada 4 Mei 1959. Sebelum meninggal dunia, almarhum mewasiatkan filosofi kehidupan kepada keluarganya, yakni Tri Watak Budi Luhur yang bisa diaplikasikan dalam keluarga dan masyarakat.
Tri Watak Budi Luhur merupakan tiga sifat manusia yakni bertakwa kepada Allah SWT, berbakti kepada orang tua, mencintai keluarga yang bernilai sama dengan profesi serta mencintai sesama.
Masyarakat dapat menyinergikan ketiga watak budi luhur di keluarga, kantor, dan lingkungan tempat tinggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bus KSPN Jogja ke Parangtritis dan Baron, Tarif Mulai Rp12.000
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
Advertisement
Advertisement








