Haul 63 Tahun Eyang KH. R. Sahid Djogosentono Diperingati

Sambutan atau atur pambagyo oleh Pak Nugroho. - Istimewa
04 Mei 2022 18:47 WIB Arief Junianto News Share :

Harianjogja.com, SUKOHARJO--Kelompok Usaha Divisi Bisnis dan Pendidikan wilayah Jateng & DIY memperingati haul ke-63 Eyang KH. R. Sahid Djogosentono. Beliau merupakan leluhur dari almarhum Prof. Dr. H. Sukamdani Sahid Gitosardjono.

Berdasarkan rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (4/5/2022), peringatan yang rutin di gelar setiap setahun sekali ini kembali dilaksanakan di Makam Jetis, Sukoharjo pada Rabu. Sayangnya, sudah dua tahun terakhir ini kegiatan tersebut ditiadakan lantaran adanya pandemi Covid-19.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh putra-putri almarhum Sukamdani Sahid Gitosardjono, pejabat setempat, serta keluarga besar Eyang Djogosentono.

Adapun tema yang diambil setiap tahunnya adalah Birul Wali Dain yang artinya berbakti kepada kedua orang tua.

Setelah sejumlah sambutan, acara tersebut dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, pembacaan doa dan tahlil yang diikuti oleh semua tamu undangan serta para santri.

Diketahui, K.H.R. Sahid Djogosentono merupakan ayahanda Prof. Dr. H. Sukamdani Sahid Gitosardjono.

K.H.R Sahid Djogosentono meninggal dunia pada 4 Mei 1959. Sebelum meninggal dunia, almarhum mewasiatkan filosofi kehidupan kepada keluarganya, yakni Tri Watak Budi Luhur yang bisa diaplikasikan dalam keluarga dan masyarakat.

Tri Watak Budi Luhur merupakan tiga sifat manusia yakni bertakwa kepada Allah SWT, berbakti kepada orang tua, mencintai keluarga yang bernilai sama dengan profesi serta mencintai sesama.

Masyarakat dapat menyinergikan ketiga watak budi luhur di keluarga, kantor, dan lingkungan tempat tinggal.