Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi MagangHub Batch 2
Kemnaker membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi MagangHub Batch 2 pada 8-19 Juni 2026. Simak syarat, jadwal, dan alur pendaftarannya.
Ilustrasi miliarder
Harianjogja.com, JAKARTA - Business Financing membuat infografik mengenai karakteristik miliarder untuk mengetahui apakah ada kesamaan atau perbedaan dari pada miliarder dunia.
Dari infografik ini, Business Finance kemudian mengeksplorasi termasuk dengan kekayaan bersih rata-rata, sektor teratas, jumlah anak dan kota tempat tinggal paling umum. Data ini diperoleh dari Forbes.
Berdasarkan data tersebut, berikut karakteristik miliarder lintas generasi yang kemudian dirangkum oleh Bisnis.
Lahir: 1928-1945
Kekayaan Bersih Rata-rata: US$5,5 miliar (Rp78,6 triliun)
Tempat Tinggal Paling Populer: New York, Amerika Serikat
Generasi ini adalah generasi yang terkaya dari rata-rata lintas generasi. Jajaran orang terkaya sendiri termasuk seperti Warren Buffet selaku CEO Berkshire Hathaway, pendiri Zara Amancio Ortega, dan Rupert Murdoch, yang memiliki The Wall Street Journal, Fox News, dan The New York Post.
Lima sektor teratas:
1. Keuangan & Investasi (15,5%)
2. Mode & Ritel (12,4%)
3. Real Estate (9,8%)
4. Makanan & Minuman (9%)
5. Manufaktur (9%)
Lahir: 1946-1964
Kekayaan Bersih Rata-rata: US$4,6 miliar (Rp65,7 triliun)
Tempat Tinggal Paling Populer: New York, Amerika Serikat
Industri (rata-rata) : Keuangan.
Jajaran orang terkaya dalam generasi ini adalah R. Budi Hartono, orang terkaya di Indonesia, Stephen Schwarzman, pendiri perusahaan ekuitas swasta Blackstone Group dan Ray Dalio, kepala Bridgewater Associates.
Lima sektor teratas:
1. Keuangan & Investasi (14,2%)
2. Manufaktur (12,9%)
3. Mode & Ritel (10.6%)
4. Teknologi (8,7%)
5. Perawatan Kesehatan (8,5%)
Lahir: 1965-1980
Kekayaan Bersih Rata-Rata: $4,4 miliar (Rp62,8 triliun)
Tempat Tinggal Paling Populer: Beijing, Cina
Jika sebelumnya sektor teratas berada di sektor keuangan & investasi, generasi ini lebih dominan di bidang teknologi.
Jajaran orang terkaya dalam generasi ini adalah Ma Huateng, pendiri konglomerat media sosial Tencent Holdings, menciptakan platform pesan instan QQ di awal usia 20-an, Colin Huang membangun salah satu platform e-commerce terbesar di China yakni Pinduoduo pada tahun 2015, Elon Musk dan salah satu pendiri Google Larry Page.
5 Sektor Teratas
1. Teknologi (24,2%)
2. Manufaktur (13,4%)
3. Keuangan & Investasi (11,6%)
4. Kesehatan (8%)
5. Mode & Ritel (7,6%)
Lahir: 1981-1996
Kekayaan Bersih Rata-rata: $5,1 miliar (Rp72,8 triliun)
Tempat Tinggal Paling Populer: San Francisco, Amerika Serikat
Miliarder milenial dominan di bidang teknologi dan keuangan. Sekitar 100 miliarder di seluruh dunia termasuk dalam kategori ini secara keseluruhan.
Jajaran miliarder yang masuk ke dalam daftar ini adalah Mark Zuckerberg (Meta), Brian Chesky (pendiri Airbnb), Bobby Murphy dan Evan Spiegel (pendiri Snapchat), dan miliarder Swiss Guillaume Pousaz.
Lima sektor teratas:
1. Teknologi (31%)
2. Keuangan & Investasi (12,9%)
3. Mode & Ritel (8,6%)
4. Media & Hiburan (8,6%)
5. Otomotif (6,9%)
Diketahui bahwa generasi millenial paling banyak didominasi oleh wanita, dengan kira-kira dua kali lipat tingkat semua generasi lainnya sebesar 19 persen.
Kemudian miliarder mandiri sendiri paling banyak berada pada generasi X. Lebih dari 80 persen miliarder termasuk dalam kategori ini.
Miliarder boomer sendiri kemungkinan besar juga akan menikah. Silent generation juga didominasi dari warga negara Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kemnaker membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi MagangHub Batch 2 pada 8-19 Juni 2026. Simak syarat, jadwal, dan alur pendaftarannya.
Kebakaran Rama Billiard & Cafe Jogja diduga dipicu gangguan listrik. Kerugian ditaksir lebih dari Rp20 miliar tanpa korban jiwa.
Bandara Adisutjipto resmi melayani rute langsung Yogyakarta–Banjarmasin setiap hari bersama Citilink mulai 1 Juli 2026.
Kemenkes menegaskan tenaga medis dan nakes berhak menghentikan pelayanan jika mengalami intimidasi, sesuai UU Kesehatan.
Pemda DIY belum mengangkat Guru Pendamping Khusus menjadi PPPK karena masih menghitung kemampuan anggaran dan kesiapan pelaksanaannya.
Stok beras Bulog mencapai rekor 5,18 juta ton per 2 Juli 2026. Serapan beras sudah 81,65 persen dari target pengadaan nasional.