Advertisement

Sejumlah Makanan Khas Imlek Diyakini Membawa Keberuntungan

Newswire
Sabtu, 29 Januari 2022 - 22:47 WIB
Bhekti Suryani
Sejumlah Makanan Khas Imlek Diyakini Membawa Keberuntungan Ilustrasi Imlek. - Reuters/ Aly Song

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Hari raya Imlek sebentar lagi akan dirayakan. Salah satu khas Imlek adalah sajian sejumlah makanan khas tertentu.

Perayaan Imlek yang tahun ini jatuh pada tanggal 1 Februari 2022, hanya tinggal hitungan hari siap disambut. Momen merayakan Tahun Baru China ini tentunya tak akan lengkap jika tanpa meja makan yang dipenuhi oleh berbagai makanan khas Imlek. Sama seperti kebanyakan perayaan lainnya, dalam perayaan Imlek pun ada beberapa sajian makanan khas. Makanan-makanan khas ini bahkan diyakini sebagai pembawa keberuntungan.

Merangkum ABC Australia, Jumat (28/1/2022) berikut paparan singkat delapan makanan pembawa hoki dan kenapa mereka diyakini bisa membawa keberuntungan.

1. Long life noodle

Dalam budaya Asia, mi lekat dengan keyakinan usia panjang. Tak heran, long life noodel atau mi panjang umur jadi makanan khas Imlek yang membawa hoki. Sebagai lambang harapan untuk diri sendiri dan semua orang bisa panjang umur, dengan catatan dimakan langsung untai demi untai tanpa memotongnya di tengah-tengah.

2. Dumplings

Idenya berangkat dari Ingots, yang dulunya merupakan salah satu bentuk mata uang di Cina. Ingots terbuat dari emas dan perak yang mana bentuknya ini mirip dengan dumpling. Simbolisasi semakin banyak makan dumpling maka semakin banyak pula uang kita di tahun yang baru ini.

3. Spring rolls

Makanan tradisional yang dikonsumsi di Festival Musim Semi satu ini juga melambangkan rezeki. Bentuknya yang lonjong pipih dan solid, dan berwarna kuning keemasan saat sudah selesai digoreng mengingatkan lumpia ini pada emas batangan. Makan lumpia saat Imlek, menghormati pepatah "huang jin wan liang!" yang berarti banyak uang.

4. Satu ekor ikan utuh

Dihadirkan di meja makan sebagai simbolisasi awal tahun (kepala) dan akhir tahun (ekor) yang baik. Kata 'fish' disbeut Yu dalam bahasa China, terdengar seperti kata 'surplus' yang punya arti kelebihan.

5. Jeruk

Jeruk yang berbentuk bundar dan berwarna oranye terang dinilai tak jauh berbeda dengan bentuk bongkahan besar emas. Itulah mengapa buah jeruk adalah simbol kekayaan. Kata oranye dalam bahasa China, ‘Cheng’ pelafalannya sama terdengar seperti kata Cheng lainnya yang bermakna sukses.

6. Year cake Nian Gao

Ini adalah kue manis dan lengket yang terbuat dari tepung beras ketan. Nian Gao berarti year cake ini punya pelafalan yang sama dengan 'nian gao' yang artinya adalah ‘tahun’ diikuti dengan kata 'tinggi'. Mengonsumsi year cake saat Imlek, dengan harapan semoga setiap tahun baru ini kehidupan kita jadi lebih tinggi. Naik promosi jabatan, atau naik level lainnya.

7. Sweet rice dumpling

Terbuat dari tepung beras ketan yang diisi dengan campuran biji wijen hitam dan gula, pasta kacang merah, atau campuran kacang tanah dan gula. Biasanya disajikan dalam sup manis yang dibumbui dengan gula merah dan jahe, dan dimakan pada Malam Tahun Baru. Makanan ini sendiri dimaknai sebagai lambang momen berkumpul, dari kata “tuan yuan” yang artinya reunian.

Advertisement

8. Kotak kebersamaan Koleksi makanan ringan seperti manisan atau permen

Kotak ini biasanya disuguhkan kepada para tamu yang mampir ke rumah. dan benar-benar dipenuhi dengan keinginan dan permainan kata. Di bagian tengah kotak, biasanya diisi biji melon yang diwarnai merah untuk simbol keberuntungan. Disebut "gua zi" dalam bahasa Cina, yang terdengar seperti pepatah "nian sheng gui zi". Harapan dan doa semoga melahirkan anak laki-laki.

Artikel ini telah tayang di https://lifestyle.okezone.com/ dengan judul "8 Makanan Khas Imlek yang Dipercaya Pembawa Keberuntungan : Okezone Lifestyle",

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Vakum 2 Tahun, Festival Keroncong kembali Digelar di Gunungkidul

Gunungkidul
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 04:47 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement