Gibran Sapu Bersih Popularitas & Elektabilitas Tokoh di Jateng

Gibran Rakabuming Raka - JIBI/Solopos/Farida Trisnaningtyas
08 Januari 2022 13:27 WIB Kurniawan News Share :

Harianjogja.com, SOLO—Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menjadi tokoh dengan popularitas dan elektabilitas tertinggi di Jawa Tengah (Jateng) berdasarkan hasil survei Charta Politica Indonesia periode 28 September-3 Oktober 2021.

Di kategori tokoh paling dikenal di Jateng, Gibran menduduki rangking pertama dengan popularitas 52,8 persen. Popularitas dia mengalahkan Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen di angka 10 persen dan Hendrar Prihadi 6,5 persen.

Setelah mereka ada nama-nama seperti Rustriningsih 5,1 persen, Achmad Husein 5,0 persen, FX Hadi Rudyatmo 3,0 persen, Bambang Wuryanto 1,8 persen, Yulianto 1,6 persen, Yoyok Riyo Sudibyo 0,8 persen, Sunarna 0,6 persen, Condro Kirono 0,1 persen, dan Agustina Wilujeng 0,1 persen. Sedangkan tidak menjawab 12,6 persen.

Begitu juga elektabilitas. Gibran di posisi teratas yaitu angka 34,8 persen, disusul Taj Yasin 9,3 persen, Hendrar Prihadi 6,9 persen, Rustriningsih 3,8 persen, Achmad Husein 3,8 persen, FX Hadi Rudyatmo 3,1 persen, Yulianto 1,5 persen, Bambang Wuryanto 0,9 persen, Yoyok Riyo Sudibyo 0,5 persen, Sunarna 0,3 persen dan Condro Kirono 0,3 persen.

Namun persentase responden yang tidak menjawab atau menjawab belum tahu masih terbilang tinggi, yaitu di angka 35,1 persen. Survei tersebut dilakukan dengan metode wawancara tatap muka terhadap 800 responden. Responden adalah mereka yang berusia minimal 17 tahun atau sudah memenuhi syarat sebagai pemilih pemilu.

Margin of error survei tersebut diklaim di agka 3,46 persen. Direktur Eksekutif Charta Politica Indonesia, Yunarto Wijaya dalam cuitannya 7 Januari 2022 menyebut Pilkada Jateng bakal menjadi isu nasional melihat hasil survei terbaru yang menunjukkan popularitas dan elektabilitas Gibran melesat jauh di atas nama-nama lain.

Pilkada jateng nanti sepertinya akan jadi isu nasional lagi kalo liat hasil survei terbaru... Nama Gibran jauh diatas nama-nama lain termasuk walkot semarang & wagub incumbent sekalipun... Akan beda ceritanya kalo disurvei pilkada DKI.. Isu politik dinasti potensi jadi beban...,” cuit dia melalui akun Twitter @yunartowijaya.

Saat ditanya ihwal banyaknya responden yang tidak menjawab atau menjawab tidak tahu saat ditanya figur calon Gubernur Jateng  plihannya saat ini, Yunarto menilai angka 35,1 persen terbilang wajar, mengingat waktu pelaksanaan Pemilu 2024 yang masih lama. “Normal segitu, karena masih dua tahun lagi,” jawab dia.

Sumber : JIBI/Solopos