Sertifikasi ISO di Subholding Gas Pertamina Diharapkan Meminimalisasi Risiko Aset

Ilustrasi. - ANTARA - M N Kanwa
04 Desember 2021 20:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Subholding Gas Pertamina berhasil mendapatkan sertifikasi ISO 55001: Sistem Manajemen Aset. Sertifikasi dilakukan melalui dua tahapan audit eksternal pada September hingga Oktober 2021.

Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menjelaskan sertifikasi ISO sistem manajemen aset dapat menjadi acuan yang mengakar dalam kinerja sehari-hari perusahaan. Salah satunya terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan aspek operational unggul berstandar internasional.

“Karena memiliki aset infrastruktur vital gas bumi. Adanya sertifikasi ISO ini, semoga dapat mendorong pengelolaan aset yang lebih baik, sehingga dapat meminimalkan risiko, jangan sampai ada insiden yang terjadi,” ujar Faris dalam rilisnya Jumat (3/12/21).

Ia menambahkan Aset ipa SSWJ memiliki total panjang ±1.006 km yang terdiri dari SSWJ I dengan Ruas Station Penerima Gas Pagardewa-Bojonegara dan SSWJ II dengan Ruas Grissik – Muara Bekasi. Pipa Transmisi ini juga terintegrasi dengan FSRU Lampung yang menghubungkan sumber-sumber gas bumi di Sumatera dengan pelanggan potensial terbesar di Jawa Barat. Aset SSWJ sudah mendapat pengakuan internasional.

“Sistem manajemen ISO 5500 juga dapat mendorong pertumbuhan bisnis dan menunjukkan kepada stakeholder bahwa perusahaan melaksanakan manajemen aset secara serius,” katanya.

Sertifikasi ini juga memungkinan perusahaan mengelola peluang dan aset jangka pendek maupun panjang secara efektif dan efisien. Selain itu diharapkan dapat mewujudkan proses bisnis yang terintegrasi dan sinergis intra maupun antar Subholding Gas, meningkatkan layanan kepada seluruh stakeholder.