Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Presiden Joko Widodo bersiap memberikan pernyataan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/7/2021). /ANTARA FOTO-Biro Pers Sekretariat Presiden
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebuah survei baru-baru ini memotret tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Joko Widodo.
Kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi terus merosot. Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menyebutkan kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi hanya mencapai angka 51%, sedangkan 47% menyatakan tidak puas, dan 2% ragu-ragu memberikan pilihan.
Hasil survei itu dilakukan IPO dalam kurun waktu 29 November-Desember 2021. Survei dilakukan di sejumlah desa yang dipilih secara acak, menggunakan random kish grid paper.
Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode multistage random sampling (MRS), atau pengambilan sampel bertingkat di 34 provinsi Indonesia. Tingkat kepercayaan survei ini 95%, dengan margin error 2,5%.
Hasil survei IPO itu menyatakan kepuasan terhadap kinerja Presiden mencapai 51%, atau mengalami penurunan dibanding survei sebelumnya di bulan Agustus yang berada di angka 52%.
BACA JUGA: Jokowi Minta Polri Hormati Kebebasan Berpendapat
Pada periode Agustus 2021, angka ketidakpuasaan hanya mencapai 41%, dengan 7% penilaian ragu-ragu. Angka ketidakpuasan ini pun meningkat 4% hanya dalam kurun waktu tiga bulan.
“Persepsi kepuasan publik terhadap kinerja Presiden dalam penanganan pandemi masih belum dominan, cenderung kian menurun jika dibandingkan dengan survei periode Agustus 2021. Termasuk dalam hitungan detail turut terjadi penurunan pada bidang sosial, hukum dan politik. Bahkan, tingkat kepuasan publik pada kinerja Presiden berada di bawah persentase jumlah pemilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pemilu 2019,” ujar Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, dalam keterangan tertulis yang diterima Solopos.com-jaringan Harianjogja.com, Sabtu (4/12/2021).
Wakil Presiden
Tak jauh berbeda dengan kepuasan pada kinerja Presiden, Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, juga tak luput dari sorotan survei publik IPO. Ma’ruf Amin dalam perspektif publik hanya meraih kepuasan 31%, sementara 62% responden merasa tidak puas dengan kinerja Wakil Presiden, dan 7 persen menyatakan ragu-ragu. Jika dibandingkan dengan Presiden, penilaian publik atas kinerja Wakil Presiden terpaut sangat jauh.
“Tidak banyak berubah hasil survei ini dengan periode Agutus 2021. Posisi Wapres dalam persepsi publik tetap jauh di bawah tingkat kepuasan pada kinerja Presiden. Bahkan bidang sosial sekalipun yang paling dekat dengan ketokohan Wapres cenderung konsisten menurun hingga di angka 27 persen. Kondisi ini menandai semakin banyak publik yang tidak percaya pada kapasitas Wapres Ma’ruf Amin,” imbuh Dedi.
Secara detail, kinerja pemerintah pada bidang hukum dan politik, merupakan bidang paling signifikan berkontribusi pada penurunan angka persepsi publik, yakni hanya memuaskan di angka 39%. Sementara dua bidang lainnya, ekonomi dan sosial cukup baik. Pada bidang ekonomi, angka kepuasan pada kinerja Presiden mencapai 53%, sedangkan di bidang sosial sekitar 48%.
“Kontribusi terbesar penurunan persepsi publik dari kinerja bidang politik dan hukum. Juga, terkait kinerja Kementerian Kesehatan yang hanya mampu memuaskan di angka 36%. Tentu ini disayangkan, bagaimanapun kinerja Kemenkes paling disorot sepanjang pandemi Covid-19,” imbuh Dedi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Prancis resmi melegalkan assisted dying bagi pasien dewasa dengan penyakit terminal setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi. Simak syarat dan aturannya
Penghasilan dari usaha kos tetap dikenai pajak, tetapi tidak masuk skema PPh final 10 persen seperti rumah kontrakan. Simak aturan, tarif, dan batas omzet terba
Ibu hamil keluar malam pada dasarnya tidak dilarang, tapi ada 10 risiko yang perlu diwaspadai: kelelahan, gangguan tidur, hingga dehidrasi. Simak panduan amanny
Zulhas memastikan bangunan Kopdes Merah Putih yang tidak sesuai lokasi akan ditertibkan sebelum beroperasi pada September 2026.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber