Sekum PP Muhammadiyah: Teknologi Bisa Merubah & Memudahkan Cara Beribadah

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Profesor Abdul Mu'ti. - Ist.
02 Desember 2021 06:37 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Profesor Abdul Mu’ti menilai teknologi yang berkembang cepat dapat mempengaruhi berbagai sektor. Bahkan cara beribadah dapat berubah karena teknologi dengan tidak meninggalkan esensi dari ibadah itu sendiri. Hal itu disampaikan dalam Pengajian di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) secara daring Jogja, Rabu (1/21/2021).

Abdul Mu’ti menilai beragam juga sangat berpotensi dipengaruhi oleh teknologi. Salah satunya thowaf atau mengelilingi kakbah saat ibadah haji, dahulu bagi yang fisiknya lemah maka akan ditandu. Tetapi sekarang sudah menggunakan teknologi otomatis mengelilingi kakbah bagi yang tidak mampu secara fisik. Dengan demikian teknologi bisa merubah sekaligus memudahkan cara orang beribadah.

BACA JUGA : Abdul Mu'ti: Mahasiswa Adalah Kelompok Elit, Harus Peduli

“Itulah teknologi mempengaruhi cara kita beragama, bahkan kami sempat berfikir apakah masih perlu jurusan falak, kalau falak itu untuk mencari kiblat sudah kalah sama Google,” ucapnya.

Namun Mu’ti menyayangkan masih ada sejumlah pihak yang tidak setuju dengan penerapan teknologi dalam ibadah. “Teknologi tidak bisa kita tinggalkan, kita harus menguasai teknologi, sayangnya masih ada sebagian di antara kita yang rejeksionis, menurut saya [penolakan terhadap teknologi] ini tidak boleh terjadi,” katanya.

Rektor UAD Muchlas menambahkan pemaparan yang disampaikan oleh Profesor Abdul Mu’ti menjadi motivasi tersendiri bagia seluruh sivitas akademika di lingkungan kampusnya. “Kami harapkan bisa memberikan semangat kepada para dosen terutama berkaitan dengan tema teknologi yang banyak disampaikan secara menarik,” katanya.