Literasi Membaca Kitab Kuning Terus Ditingkatkan

Sejumlah pengurus DPW PKS DIY menjelaskan terkait Lomba Baca Kitab Kuning, Minggu (28/11/2021). - Ist.
29 November 2021 11:37 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DIY menggelar Lomba Baca Kitab Kuning di Kantor DPW PKS DIY, Minggu (28/11/2021). Kegiatan itu digelar untuk meningkatkan literasi membaca kitab kuning terutama di kalangan santri.

Ketua Panitia Lomba Baca Kita Kuning Sofyan Setyo Darmawan menjelaskan kegiatan itu digelar untuk meningkatkan literasi kitab kuning. Karena selama ini kitab kuning menjadi salah satu rujukan utama dalam khasanah keilmuan pesantren. Melalui kompetisi itu harapannya kalangan santri dapat termotivasi untuk membaca kitab kuning sekaligus menelaah isinya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya meningkatkan literasi membaca kitab kuning. Kami mendorong pemerintah untuk memfasilitasi peningkatkan literasi membaca di kalangan masyarakat salah satunya melalui kitab kuning,” kata anggota Komisi D DPRD DIY ini.

Ketua DPW PKS DIY Agus Mas’udi menambahkan jumlah peserta diikuti sebanyak 41 orang dengan berbagai latar belakang pesantren hingga non-pesantren. Menurutnya tren membaca kitab kuning di tengah masyarakat terus meningkat. “Peserta ada dari kalangan NU, Muhammadiyah sampai sekolah madrasah aliyah non-pesantren,” katanya.

Kompetisi itu sekaligus sebagai bentuk apresiasi untuk para santri serta upaya untuk terus melestarikan kitab kuning sebagai salah satu ciri khas pendidikan pesantren.

"Mereka, para santri telah menjaga kitab kuning yang merupakan warisan dari para Ulama terdahulu. Karena keberadaan Pondok Pesantren sejak dulu hingga sekarang kontribusinya untuk bangsa dan negara sangat luar biasa. Kita bisa menyaksikan tokoh-tokoh bangsa yang lahir dari Pondok Pesantren cukup banyak,” ujarnya.