Kemenhub Pakai Jurus Ini untuk Jaga Lalu Lintas KTT G-20 2022 di Bali

Presiden Joko Widodo menerima palu sidang dari Perdana Menteri Italia Mario Draghi pada sesi penutupan KTT G20 Roma. Penyerahan palu itu menandai penyerahan posisi keketuaan atau presidensi G20 dari Italia ke Indonesia yang dimulai 1 Desember 2021 sampai setahun ke depan. - Instagram @jokowi
26 November 2021 14:57 WIB Rahmi Yati News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) siap mendukung kelancaran konektivitas dan aksesibilitas transportasi pada penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Bali tahun depan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku ada sejumlah langkah yang tengah disiapkan di Bali diantaranya menyiapkan Bandara Internasional Ngurah Rai, pengadaan bus listrik dan stasiun pengisian daya (charging station), pengadaan Halte Trans Metro Dewata, dan manajemen rekayasa lalu lintas di Bali.

"Mengenai kesiapan bandara untuk kedatangan para delegasi, Bandara I Gusti Ngurah Rai telah memiliki kapasitas yang memadai," ujar Budi Jumat (26/11/2021).

Meski begitu, lanjutnya, Kemenhub tetap melakukan upaya antisipasi dengan menyiapkan bandara alternatif untuk tempat parkir pesawat para delegasi, yaitu bandara internasional yang ada di Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Lombok, dan Makassar.

Budi menuturkan bahwa saat ini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memiliki panjang runway 3000 x 45 meter, dua appron di utara dan selatan yang dapat menampung 1 pesawat wide big body, 12 pesawat wide body, 50 pesawat narrow body, dan 2 helikopter.

Baca juga: Tok! Mahkamah Konstitusi Putuskan UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat

Bandara ini, sambung Menhub, juga memiliki terminal penumpang seluas 2.872 m2 dengan dilengkapi 20 konter imigrasi dan 8 konter bea cukai, serta fasilitas ruang tunggu berukuran 8.897 m2.

Sementara itu di sektor darat, Kemenhub bersama Korlantas Polri juga mempersiapkan manajemen rekayasa lalu lintas, misalnya pemberlakuan ganjil genap dan pembatasan operasional angkutan barang di 10 ruas jalan dari bandara menuju lokasi acara, serta pemberlakuan satu arah (one way) di beberapa ruas jalan di Bali.

"Selain itu, juga disiapkan bus listrik melalui skema Buy The Service [BTS] dan shuttle bus dari bandara ke lokasi acara di Nusa Dua, Bali," sebutnya.

Sebagai informasi, selain di Bali, sejumlah infrastruktur transportasi dari dan ke Bali juga tengah disiapkan untuk mendukung kegiatan KTT G-20 diantaranya pengembangan terminal wisata Pelabuhan Labuan Bajo, pengembangan Bandara Komodo, revitalisasi Bandara Halim Perdanakusumahi.

Bukan itu saja, peningkatan layanan di Bandara Internasional Soekarno Hatta juga dilakukan mulai dari tahapan pengecekan kesehatan, imigrasi, custom clearance, dan pengantaran delegasi menuju akomodasi masing-masing.

Kemenhub juga akan memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat di simpul transportasi, meliputi ruangan untuk pengecekan tes PCR, mitigasi kasus positif Covid-19, kebijakan isolasi, dan sejumlah langkah antisipatif lainnya.

Sumber : bisnis.com