Advertisement
Ayatollah Ali Khamenei Dinyatakan Tewas dalam Serangan AS-Israel
Ayatollah Ali Khamenei. - Instagram.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Klaim Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas setelah serangan udara besar-besaran Amerika Serikat dan Israel ke Iran ramai beredar di media internasional dan media sosial. Hingga kini, kabar tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari otoritas Teheran.
Nama Ali Khamenei disebut-sebut menjadi target dalam operasi militer gabungan yang dilaporkan menyasar sejumlah titik strategis di Iran. Informasi mengenai dugaan kematian Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran itu memicu gelombang spekulasi di berbagai platform digital.
Advertisement
Di media sosial, unggahan akun Instagram iranintltv memuat narasi bahwa media pemerintah Iran telah “mengonfirmasi kematian Ali Khamenei” disertai tayangan pembawa acara televisi yang tampak emosional saat menyampaikan kabar tersebut. Konten itu dengan cepat menjadi viral dan memancing beragam reaksi warganet.
"Media pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Ali Khamenei, pemimpin Republik Islam. Jaringan televisi Republik Islam mulai menyiarkan Quran setelah berita kematian Khamenei. Pembawa acara TV menangis di depan kamera saat berita diumumkan," demikian unggahan @iranintltv sebagaimana dipantau harianjogja.com, Minggu (1/3/2026).
BACA JUGA
Berdasarkan laporan White House dan pejabat Israel, serangan tersebut merupakan bagian dari operasi militer skala besar yang menargetkan pusat komando militer serta struktur kepemimpinan Iran. Presiden Amerika Serikat menyebut langkah itu sebagai tindakan yang dinilai perlu untuk meredakan ancaman nuklir dan militer Iran.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan terdapat “banyak tanda” yang mengindikasikan Khamenei telah tewas dalam rangkaian serangan tersebut.
Namun demikian, sejumlah media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran sempat membantah kabar tersebut. Mereka menegaskan bahwa klaim kematian itu merupakan bagian dari perang narasi dan menyebut belum ada pengumuman resmi mengenai kondisi atau nasib Khamenei dari otoritas di Teheran.
Situasi ini berkembang di tengah eskalasi militer yang semakin intens di kawasan Timur Tengah. Iran dilaporkan meningkatkan respons militernya atas serangan tersebut, sementara komunitas internasional terus memantau dampaknya terhadap stabilitas regional dan global yang kian rentan akibat konflik terbuka antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ayatollah Khamenei Dikabarkan Meninggal dalam Serangan AS-Israel
- Perang AS-Israel vs Iran, 58 Ribu Jemaah Umrah RI Masih di Arab Saudi
- IRGC Klaim Selat Hormuz Ditutup Usai Serangan AS-Israel
- IRGC: Rudal Iran Hantam Pangkalan AS dan Israel
- Dampak Serangan AS-Israel, Korban Pelajar di Iran Tewas Capai 85 Orang
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dubes Palestina Puji Dukungan Indonesia untuk Gaza
- YIA Borong 6 Penghargaan ASQ Asia-Pasifik 2025
- DKP DIY Genjot Konsumsi Ikan dengan 795 Kegiatan di 2026
- Harga Pangan Terbaru Sabtu 28 Februari 2026
- Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp40.000, Tembus Rp3.085.000 per Gram
- Mahasiswa Coret Jilbab Polwan, Ini Respons Kepolisian
- AS Larang Warganya ke Iran, Marco Rubio Ancam Pembatasan Paspor
Advertisement
Advertisement









